Wargata.com, Luwu Utara -- Sengketa harta warisan berujung maut. Dua orang ditikam dalam insiden berdarah di kawasan Pantai Seta-Seta, Desa Poreang, Kecamatan Tana Lili, Luwu Utara, Minggu, (4/10/2026).
Korban Muhammad Yusril Rasyidin (27), seorang mahasiswa, tewas dalam perjalanan menuju Puskesmas Tana Lili. Sementara Arlan (33) mengalami luka tusuk serius pada bagian perut dan harus dilarikan ke RSUD Andi Djemma Masamba.
Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Kadek Andi Pradnyadana mengatakan, insiden bermula dari pertengkaran terkait sengketa lahan warisan.
Keributan semakin memanas setelah Nursiah, ibu terduga pelaku, berusaha melerai namun tangannya terkena sabetan pisau.
Diduga tersulut emosi melihat ibunya terluka, pelaku kemudian mencabut badik dan menikam dua korban sebelum melarikan diri.
Polisi bergerak cepat. Sekitar pukul 18.30 WITA, terduga pelaku berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolres Luwu Utara untuk menjalani pemeriksaan.
Waka Polres Luwu Utara Kompol A.M. Syafei bersama Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile turut mendatangi lokasi kejadian dan rumah duka.
Ironisnya, para pihak yang terlibat dalam pertikaian tersebut diketahui masih memiliki hubungan keluarga.
Kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Luwu Utara. Polisi masih mendalami motif dan rangkaian peristiwa yang berujung tewasnya satu korban tersebut.(@wi)





