-->

Banner Panglima TNI dan Kapolri

Ucapan Kabid Humas

Ads Google Searc

Sat Lantas

Hukrim

Dandim 1620/Loteng Bersama Forkopimda Sidak RSUD Praya

Media Warga
26/07/21, 23:31 WIB Last Updated 2021-07-26T16:31:32Z
Wargata.com, NTB - Rombongan Forkopimda Lombok Tengah lakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di RSUD Praya dalam rangka untuk melakukkan pengecekan terhadap sejumlah fasilitas dan ketersediaan oksigen untuk pasien Covid-19. 

Kegiatan sidak tersebut dilakukkan bupati dan wakil bupati Loteng bersama forkopimda untuk memastikan bagaimana penanganan pasien isolasi Covid-19 gejala ringan, sedang maupun berat baik itu pengawasannya, tindakannya maupun Penerapan Prokes yang di lakukkan oleh pihak RSUD Praya. 

Hal itu dikatakan oleh Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP, saat melakukkan pengecekan bersama Bupati dan wakil Bupati Loteng dan Forkopimda di RSUD Praya Lombok Tengah, Senin (26/07/21). 

Adapun yang hadir dalam rombongan sidak, Bupati  Loteng H. L. Pathul Bahri dan Wakil Bupati Loteng Dr. H. NURSIAH, S.Sos., M.Si., Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan S.IP, kajari Loteng  
Fadil Regan, S.H., M.H., kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho, S.IK., dan ketua DPRD Loteng M. Tauhid. 

Dari pengecekan yang di lakukkan, Dandim mengatakan ada beberapa lokasi yang kita cek secara bersama seperti ruangan tempat isolasi, jumlah bed yang di gunakan serta ruang monitoring (CCTV) pengawasan terhadap pasien maupun ketersediaan oksigen untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19. 

"Ini kami lakukkan bersama sama dengan Bupati dan Wakil Bupati guna memastikan kesiapan dan tingkat penanganan serta pengawasan terhadap pasien yang ada di RSUD Praya,"ungkapnya. 

Harapannya dalam menangani dan mengawasi pasien maupun pengunjung  agar RS betul betul lakukkan tindakan penerapan SOP sesuai Protokol Kesehatan Demi mencegah penularan antara pengunjung dan Pasien yang di isolasi. 

"Batasi dan terapkan betul perotokol kesehatan demi mencegah penularan dari pasien kepada para pengunjung," jelas Dandim. 

Selain pasien isolasi Covid-19 lanjutnya, baik itu pengunjung maupun keluarga tidak boleh ada di ruangan isolasi,"Apabila emergency ataupun mendesak silakan petugas kesehatan dengan menggunakan APD lengkap yang melayani pasien," Tandasnya. 

Semoga dengan langkah yang kita lakukkan hari ini bersama dengan Forkopimda turun langsung mengecek ke lapangan dapat memberikan nilai positif kedepan dan seterusnya demi mencegah dan memutus penyebaran virus corona khususnya yang ada di kabupaten Lombok Tengah," tutup Dandim.

(TW/HS/SHD)
Komentar

Tampilkan

Timwar

+