-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Hukrim

    Kapolri

    Ads Google Searc

    Kapolres Wajo

    Banner IDwebhost

    Operasi Zebra Candi, Polres Pekalongan Salurkan Bansos ke Korban Tanah Bergerak di Desa Bodas

    Media Warga
    23/11/21, 09:52 WIB Last Updated 2021-11-23T02:52:54Z
    Wargata.com, Jateng - Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H., dengan didampingi beberapa Pejabat Utama (PJU) Polres dan Kapolsek Kandangserang Iptu Turkhan melakukan pengecekan bencana alam tanah bergerak yang terjadi di Desa Trajumas Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan, Senin, (22/11/2021)

    Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun akses jalan satu-satunya yang menghubungkan ke Desa Bodas Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun empat. 

    Terkait hal itu, dalam rangka Operasi Zebra Candi tahun 2021, Polres Pekalongan memberikan bantuan sosial kepada korban terdampak bencana alam tanah bergerak di Desa Bodas. Adapun bantuan sosial diserahkan langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H.,  didampingi sejumlah pejabat utama.

    Kapolres Pekalongan AKBP Arief mengatakan, bahwa hari ini telah menyerahkan bantuan sosial sebanyak puluhan paket sembako. Bantuan diberikan kepada korban tanah bergerak di Desa Bodas Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan.

    “Ini sebagai wujud kepedulian Polres Pekalongan terhadap korban bencana alam yang terjadi khususnya bencana tanah bergerak di Desa Bodas,” kata Kapolres.

    Kapolres berharap dengan adanya bantuan yang diberikan semoga dapat membantu meringankan beban warga terdampak bencana alam. Selain itu untuk meringankan beban dan memberikan semangat kepada warga di lokasi bencana alam.

    AKBP Arief menambahkan, untuk sementara, pihaknya hanya memasang tanda peringatan di sekitar lokasi kejadian. Supaya para pengguna jalan lebih berhati-hati. "Memang kondisinya berpotensi longsor dan bisa memutus jalur utama Desa Trajumas-Bodas," imbuhnya.

    Untuk itu pihaknya berharap kepada pihak terkait untuk segera melakukan tindakan. Sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, harapnya.

    (Yuli-Er$hi)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +