Korban yang bernama Abi Limbong (24) bekerja sebagai petugas kebersihan di Puskesmas Pembantu (PKM) Kalaena. Ia berangkat kerja sekitar pukul 04.00 WITA dengan berjalan kaki dari rumahnya, yang berjarak sekitar 200 meter dari tempatnya bekerja. Namun, hingga pukul 05.30 WITA, korban belum juga tiba di PKM.
Menurut keterangan Tius Marten, saudara kandung korban, keluarga mulai gelisah setelah menerima kabar bahwa Abi belum datang bekerja. Suami kakak korban kemudian mendatangi rumah dan mendapati korban sudah berangkat. Keduanya lalu melakukan pencarian dan menemukan jenazah Abi sekitar pukul 06.00 WITA di persawahan, berjarak sekitar 200 meter dari rumah.
Jenazah korban ditemukan dalam posisi terlentang, tubuhnya dipenuhi lumpur namun pakaiannya masih lengkap. Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan dokter di PKM menunjukkan adanya sejumlah luka, antara lain luka robek di kepala kanan, luka terbuka di dahi dan pelipis kanan, luka robek di kedua telinga, serta luka lebam di betis kiri.
Pacar korban, Samuel Krisnandi, menyatakan bahwa selama berpacaran selama tujuh bulan terakhir, Abi tidak pernah menceritakan memiliki masalah atau perselisihan dengan siapa pun. Terakhir kali ia berkomunikasi dengan korban adalah sekitar pukul 20.30 WITA malam sebelumnya.
Pihak kepolisian dari Polres Luwu Timur dan Polsek Mangkutana telah turun ke tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan awal. Sementara itu, keluarga korban telah meminta agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut berupa autopsi guna mengetahui secara pasti penyebab kematian Abi Limbong.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap peristiwa yang menimpa korban. (@wi)





