-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Kapolri dan Kadiv Humas

    Kapolri dan Kadiv Humas

    Ads Google Searc

    Kapolda Sulsel

    NTB

    Kapolres

    Hukrim

    Melalui Siaran Radio RRI, Polwan Dit Lantas Polda Sulbar Beri Edukasi ke Masyarakat

    Admin 3
    06/10/22, 16:16 WIB Last Updated 2022-10-06T09:18:02Z
    Wargata.com, Sulbar - Upaya Preemtif dan preventif terus di gaungkan Polda Sulbar dalam menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan dan fatalitas lalu lintas serta meningkatkan disiplin Masyarakat menekan.

    Di masa pemberlakuan operasi Zebra Marano 2022, Personil Polwan Direktorat Lalu lintas Polda Sulbar yang dipimpin Iptu Novera kembali melakukan sosialisasi dan edukasi kepada Masyarakat melalui siaran Radio Republik Indonesia (RRI), Kamis, (06/10/22).

    Polisi wanita alumni Akademi Kepolisian tahun 2016 tersebut menjelaskan jika tujuan dari operasi Zebra adalah untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan dan fatalitas lalu lintas serta meningkatkan disiplin Masyarakat.

    Selain itu, Ia juga menguraikan beberapa faktor penyebab terjadinya fatalitas dan Kecelakaan lalulintas yaitu menggunakan Handphone saat berkendara, tidak menggunakan helm standart SNI ataupun safety belt, berboncengan tiga dengan sepeda motor, dalam pengaruh Alkohol, melawan arus, melebihi batas kecepatan dan pengemudi dibawah umur.

    “Hay gaezzz… tentunya kita tidak pernah mengharapkan terjadinya Laka lantas, namun kita bisa meminimalisir dan mengantisipasi efek terbesarnya jika hal tersebut terjadi dengan mengikuti dan mematuhi peraturan lalu lintas”, Ungkap Iptu Novera menjelaskan dengan meniru gaya kaum millenial.

    Kasat Gas Preemtif Ops Zebra Maranno 2022 Polda Sulbar ini juga mengungkapkan jika di Wilayah Sulawesi Barat penerapan sistem electronic traffic law enforcement (ETLE) sudah mulai di fungsikan bertepatan dengan hari jadi Lantas.

    Sistem ETLE ini merupakan terobosan dari Lantas Polri dalam melakukan penindakan kepada pelanggar lalu lintas yang dinilai efektif tanpa menimbulkan kesalahpahaman antara petugas dengan pelanggar.

    “Kita mengedepankan perkembangan tekhnologi untuk penindakan, hal ini tentunya akan semakin objektif dalam memberikan sanksi kepada pelanggar karena sistem ini terintegrasi langsung dengan instansi terkait seperti pengadilan, kejaksaan, Bank BRI dan PT. Pos Indonesia”, Ungkap Polwan sekaligus istri dari Korspripim Polda Sulbar ini.

    (MW/RL/IN)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +