Pelaku berinisial YS (15), warga Desa Lara Kecamatan Baebunta, korban Arpan S. (33) juga wara desa Lara Kecamatan Baebunta Selatan.
Kronologis, berawal saat jam pelajaran berlangsung dan melakukan pengecekan kehadiran siswa di dalam kelas. Namun, ia hanya mendapati satu orang siswa.
Arpan kemudian berkeliling lingkungan sekolah untuk mencari siswa lainnya dan menemukan sejumlah siswa berada di depan kantor sekolah dengan jarak sekitar 100 meter dari kelas.
Saat diminta kembali ke kelas, para siswa tersebut justru melarikan diri, menyisakan satu siswa berinisial YS (pelaku)
Setelah kembali ke kelas, YS mendatangi korban dan menanyakan, “Kamu cari siapa?” Korban menjawab, “Saya cari kamu,” lalu secara refleks menendang bagian pantat YS.
Usai kejadian itu, Arpan pergi dan duduk di depan kantor sekolah bersama guru lain bernama Misdawadi.
Tak lama kemudian, YS kembali mendatangi korban sambil meneriakkan kata-kata kasar "hai tailaso mau ko duet/singel". Ucap pelaku.
Saat korban mendekati YS, pelaku langsung melakukan pemukulan secara membabi buta.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek pada alis kanan yang menyebabkan pendarahan serta memar pada mata sebelah kanan.
Kasat Reskrim Polres Luwu Utara IPTU Kadek, pelaku sudah kita amankan, Dan dia mengakui perbuatannya, sementara pelaku YS kita tahan untuk dimintai keterangan.(@wi)




