-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Banner Ucapan

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    WNA Asal Cina Tewas Setelah Selisih Paham Bersama Operator Ekskavator

    Admin 10 - Awhy
    17/07/26, 18:51 WIB Last Updated 2026-07-17T12:37:44Z
    Wargata.com, Luwu Utara -- Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China meninggal dunia usai terlibat perselisihan dengan operator ekskavator di lokasi proyek pelebaran jalan di Dusun Kanan Dede, Desa Kanan Dede, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Jumat 17 Juli 2026.

    Korban diketahui merupakan pengawas proyek pelebaran jalan. Sementara operator ekskavator inisial RI (26) terlibat dalam insiden tersebut telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

    RI Diketahui warga desa kanandede kecamatan Rongkong Kabupaten Luwu Utara, Atas kejadian tersebut 

    Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Kadek, Saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

    "Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan di Polres Luwu Utara," kata AKP Kadek Andi Pradnyadana.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, peristiwa bermula sekitar pukul 11.20 WITA saat operator ekskavator sedang bekerja di lokasi proyek. Korban kemudian mendatangi pelaku IE dalam keadaan marah hingga terjadi adu mulut.

    Pelaku mengaku tidak memahami perkataan korban karena terkendala bahasa. Setelah itu, pelaku menaikkan volume musik di dalam kabin ekskavator dan memarkirkan alat berat tersebut.

    Tak lama kemudian, korban naik ke atas ekskavator dan menampar kepala pelaku sebanyak satu kali. 

    Pelaku kemudian membalas dengan menendang korban.

    Saat korban masih memegang handel ekskavator, korban terjatuh. Pada saat bersamaan, ekskavator diduga berputar sehingga bucket mengenai bagian pipi kiri korban.

    Pelaku kemudian kembali memarkirkan ekskavator. Namun, pelaku mengaku tidak menyadari korban diduga terlindas ban belakang alat berat tersebut.

    Usai kejadian, pelaku meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor menuju rumahnya di Kecamatan Sabbang. 

    Setibanya di rumah, pelaku menghubungi ayahnya dan menceritakan peristiwa tersebut. Tidak lama kemudian, personel Bhabinkamtibmas Polsek Rongkong datang menjemput pelaku untuk dibawa ke Polres Luwu Utara.

    AKP Kadek Andi Pradnyadana mengatakan penyidik masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan Bukti-bukti.

    "Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban," tutupnya. (@wi)
    Komentar

    Tampilkan

    Daerah

    +