-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Banner Ucapan

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    Ops Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polres Luwu Utara, Jaring 15 R2 Dan 2 Unit R4

    Admin 10 - Awhy
    05/11/26, 13:30 WIB Last Updated 2026-11-05T08:19:41Z
    Wargata.com, Luwu Utara -- Hari ke-11 pelaksanaan Operasi Patuh Pallawa 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Luwu Utara kembali menemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas diwilayah hukum polres Luwu Utara 

    Salah satu pelanggaran yang menjadi perhatian petugas adalah pengendara kendaraan bermotor yang masih menggunakan knalpot brong dan tidak memakai helm dan tidak melengkapi dokumen kendaraannya.

    Penindakan tersebut berlangsung didusun belawa desa Pattimang Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara, Kamis (5/11/2026). 

    Dalam razia yang menyasar wilayah Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas, dengan rincian, 15 unit kendaraan roda dua (motor) dan 2 unit kendaraan roda empat (mobil).

    Operasi Patuh Pallawa sendiri difokuskan untuk meningkatkan ketertiban berkendara melalui edukasi dan penindakan terhadap beberapa pelanggaran prioritas, seperti penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan.

    Penindakan dan pengamanan kendaraan bermotor (baik roda 2 maupun roda 4) yang terjaring dalam razia di tingkat kecamatan dilakukan jika pengendara terbukti melakukan pelanggaran berat atau tidak dapat menunjukkan kelengkapan administrasi yang sah. Petugas di lapangan berfokus pada sasaran prioritas.

    Kasat Lantas Polres Luwu Utara, IPTU Neltiawati SH, Melalui Kaur Bin Ops (KBO) Lantas IPTU Sultan yang memimpin jalannya Operasi Patuh Pallawa 2026, melibatkan Kanit Laka, IPDA Iqbal Wirawan Kasim, Kapolsek Malangke, Iptu Darni, Kasubag bin ops, Iptu Supriadi dan sejumlah personil Satlantas.

    KBO Lantas IPTU Sultan menjelaskan bahwa penindakan dalam Operasi Patuh Pallawa 2026 tidak hanya berorientasi pada pemberian sanksi, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat, termasuk anak-anak dan orang tua, mengenai pentingnya keselamatan berkendara.

    "Operasi ini bukan semata-mata soal penindakan, tapi juga upaya kami untuk mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya yang kerap melibatkan anak di bawah umur, Mari kita semua turut menjaga keselamatan dengan mematuhi aturan," tegasnya.

    Melalui operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Luwu Utara.(@wi)
    Komentar

    Tampilkan

    Daerah

    +