-->

Hukrim

Iklan InFeed

Demo Susulan Tolak UU Omnibus Law Bubar, Jawaban DPRD NTB Membuat Massa Puas

Riska Hidayanti
09/10/20, 18:48 WIB Last Updated 2020-10-09T15:59:39Z
Wargata.com, NTB, - Gedung DPRD NTB di Jalan Udayana kembali didatangi oleh pengunjuk rasa yang menolak pengesahan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, Jumat (09/10/2020).

Aksi penolakan ini dilakukan oleh gabungan mahasiswa yang tergabung dalam BEM NTB Raya. Sama seperti Demontrasi sebelumnya.

Aksi yang diikuti ratusan peserta itu berjalan kondusif, Lalu membubarkan diri dengan tertib.

Massa aksi datang sekitar pukul 09.10 Wita, dan melengkapi diri sambil membawa sejumlah perlengkapan, Antara lain, bendera merah putih, bendera BEM masing-masing, mega phone, mobil sound system dan puluhan pamflet yang bertuliskan sindiran serta penolakan UU Omnibus Law.

Satu persatu korlap aksi menyampaikan tuntutan. Secara garis besar, ada Tiga tuntutan yang disuarakan peserta aksi. Pertama, menolak UU Omnibus Law. Kedua mendesak pemerintah untuk membatalkan UU Omnibus Law. Ketiga mendesak DPRD NTB dan Gubernur NTB untuk menolak UU Omnibus Law kepada Presiden RI.
 
Setelah berorasi depan pintu gerbang DPRD NTB. Wakil Ketua DPRD NTB, H Muzihir keluar menemui peserta aksi dengan menyampaikan bahwa, DPRD NTB bersama seluruh elemen masyarakat sepakat untuk menyampaikan tuntutan massa.

‘’Kami sepakat untuk menyampaikan tuntutan massa, baik yang kemarin maupun saat ini, Kami akan sampaikan kepada DPR RI dan Presiden. Semoga apa yang kita cita-citakan bersama dapat terwujud,’’ Ujarnya H Muzihir.

Selanjutnya, H Muzihir menandatangani surat tuntutan massa aksi dan Jawaban pimpinan DPRD cukup membuat massa aksi puas. Dan sekitar Pukul 11.40 Wita, massa aksi membubarkan diri dengan tertib, begitu juga dengan Gedung DPRD NTB terpantau kondusif selama unjuk rasa dilaksanakan.

Sementara Kapolresta Mataram, Kombes Pol Guntur Herditrianto memberikan arahan kepada jajaranya yang bertugas melaksanakan pengamanan. Anggota diminta untuk tidak gegabah. Kepolisian juga harus selalu bertindak dengan humanis.

 ‘’Laksanakan pengawalan serta pengamanan dengan baik dan Jalankan tugas sesuai dengan plotingan masing-masing,’’ kata Kapolresta.

Setelah unjuk rasa selesai. Anggota Polresta Mataram kembali membersihkan sampah disekitar lokasi unjuk rasa. Sambil membawa plastik dan kardus. Kepolisian berkeliling diseputar Gedung DPRD untuk mengumpulkan sampah.

(TW/HS)
Komentar

Tampilkan

Wargata.com

+