-->

Hukrim

Iklan InFeed

Pamatwil Polda NTB: Media Pasukan Terdepan di Dunia Maya Ciptakan Kondusifitas

Riska Hidayanti
02/10/20, 14:12 WIB Last Updated 2020-10-03T12:08:34Z
Wargata.com, NTB – Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda NTB, Kombes Pol Artanto meminta media di Kabupaten Sumbawa Barat berperan aktif membantu aparat kepolisian dalam menciptakan kamtibmas, terlebih-lebih pada masa Pilkada dan pandemi Covid-19.

Menurut Kombes Pol Artanto yang juga menjabat sebagai Kabid Humas Polda NTB ini, media adalah pasukan terdepan di dunia maya sementara pasukan di dunia nyata adalah aparat Kepolisian.

“Saya mengajak rekan-rekan wartawan agar dapat berpartisipasi dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif dan merasa memiliki. Karena Pilkada ini bukan hanya milik sebagian pihak tetapi milik kita bersama,” kata Kombes Pol Artanto saat mengunjungi Polres KSB, Jumat (2/10).

Menurutnya, dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif, Polisi sebagai pasukan di dunia nyata dan wartawan adalah pasukan terdepan di dunia maya untuk memberikan informasi yang baik untuk dikonsumsi publik.

Lanjut Artanto, di zaman yang serba digital dan modern seperti saat ini, informasi sangat cepat didapat oleh masyarakat melalui media sosial dan media online lainnya. Oleh karenanya, peran media sangat strategis dalam membantu aparat Kepolisian dalam menjaga kondusifitas.

Dalam masa pandemi covid-19 dan Pilkada seperti saat ini, ia berharap wartawan cerdas dalam memilih angel berita sehingga sebuah peristiwa atau kriminalitas dapat ditampilkan secara berimbang agar dapat mencerahkan masyarakat.

“Saya datang kesini sebagai Pamatwil Pilkada dan sebagai perpanjangan tangan Kapolda NTB untuk berkomunikasi secara langsung dengan Kapolres, juga memonitor dan mengawasi situasi kamtiibmas di KSB selama Pilkada bergulir,” ungkapnya.

Strategi-strategi dan cara penyampaian media kepada publik sangat terpengaruh terhadap Kamtibmas karena masyarakat saat ini haus akan informasi.

“Polisi dan wartawan harus menyatu, Kapolres menciptakan keamanan dan media yang menyebarluaskannya,” tuturnya.

“Kalau bisa dicontohkan, Polisi dan wartawan itu seeperti satu lembar uang, sisi sebelah adalah Polisi dan sebelahnya lagi adalah media, saling menyatu,” kata Artanto lagi.

Sebelum mengakhiri, sekali lagi ia meminta wartawan untuk cerdas dalam mengambil angel dan memberitakan sebuah peristiwa sehingga berimbang dan akan bermuara pada terciptanya kamtibmas yang kondusif.

“Saya minta kepada rekan-rekan media untuk membombardir kegiatan Kapolres, baik itu lomba maupun peristiwa sehingga masyarakat paham dan tau apa yang telah dilakukan,” pintanya. 

Peran media juga secara tidak langsung dapat mengedukasi masyarakat terkait dengan kebijakan dan program-program strategis yang dilakukan oleh pemerintah, TNI dan Polri.

(TW/HS)
Komentar

Tampilkan

Wargata.com

+