-->

Hukrim

Iklan InFeed

Aktivitas Tambang Resahkan Warga, Badko HMI Sulselbar Harap Kapolda Sulsel Evaluasi Pejabat Polres Sidrap

Cyber Media
06/11/20, 23:14 WIB Last Updated 2020-11-06T17:08:22Z
Wargata.com, Sulsel -  Jumat, 06/11/20, Perselisihan antara Aliansi Masyarakat Penyelamat Sungai Bila dan Para penambang di Sungai bila kembali terjadi 02 November 2020. Hal itu di sebabkan karena tak di indahkannya beberapa aturan yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap termasuk untuk segera menghentikan aktivitas Tambang yang semakin meresahkan warga sekitar. 

Surat yang ditembuskan Pemkab Sidrap ke Kepolsian Resort Sidrap. sama sekali tidak di gubris oleh pemilik tambang (H.Uchu). Sehingga hampir terjadi pertikaian di daerah tambang tersebut antara penambang dan warga. Namun yang disayangkan tidak hadirnya pihak keamanan untuk menangahi pertikaian tersebut. 

Ketua bidang Hubungan Antar Lembaga BADKO HMI Sulselbar Muh. Mutmain sangat menyesalkan kejadian tersebut. Tidak adanya pihak berwenang yang menengahi kejadian tersebut sebagai pengayom dan melaksanakan fungsi kamtibmas aparat kepolisian. 

Putra daerah Asli Kabupaten sidrap itu, juga desak kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam mengevaluasi jajaran Mapolres Sidrap yang sampai saat ini belum melakukan tindakan preventif atas kejadian itu.

"kami harap Kapolda Sulsel, segera evaluasi para pejabat polres sidrap, jangan sampai ada korban baru bertindak, kami tidak ingin hal  itu terjadi" tegas pemuda yang akrab disapa bung yus

Apalagi, menurut bung yus secara hukum sudah cukup punya alasan untuk menutup aktivitas tambang tersebut berdasarkan hasil rapat forkopimda dan surat yang disampaikan oleh Bupati Sidrap ke polres. 

"Kan sudah cukup jelas alas hukumnya, ada hasil rapat forkopimda dan surat dari pak bupati, terus apalagi alasannya? " Tambahnya

Diketahui pada 02 November 2020 bahwa Warga dan Pihak penambang hampir bentrok di lokasi tambang. Dan tak ada unsur kepolisian yang menegahi kejadian tersebut. Ujarnya.

(TW/VEY)
Komentar

Tampilkan

Wargata.com

+