-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Hukrim

    Ads Google Searc

    Banner IDwebhost

    Bantu Masyarakat, Setukpa Lemdiklat Polri Gelar Kegiatan Kampus Polri Peduli Bencana Semeru

    Media Warga
    08/12/21, 12:27 WIB Last Updated 2021-12-08T05:32:04Z
    Wargata.com, Jatim - Gunung semeru yang berada dikabupaten Lumajang dan Malang Jawa Timur Erupsi pada Sabtu, 4 Desember 2021, sore sekitar pukul 14.30 Wib, ribuan warga menggungsi kebeberapa titik yang sudah disiapkan diantaranya di dusun Krajan Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. 

    Kasetukpa Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto Mengatakan bahwa terjadinya musibah erupsi Gunung Semeru tersebut, Setukpa Lemdiklat Polri menggelar kegiatan Kampus Polri Peduli untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana meletusnya Gunung Semeru. 

    Selasa (7/12/2021) Setukpa Lemdiklat Polri  menyerahkan bantuan berupa sembako beras, minyak, gula pasir, mie instan, perlengkapan mandi handuk, sabun, shampo, sikat gigi, deterjen, suplemen makanan biskuit, makanan bayi, popok bayi, lansia dan pembalut wanita, perlengakap bayi minyak telon, bedak, pampers, masker, air mineral bersih, suplemen minuman, vitamin, dan pakaian layak pakai. Bantuan tersebut langsung diserahkan melalui Pos penanggulangan bencana yang berada di di dusun Krajan Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang.

    Selain memberikan bantuan berupa bahan makanan serta kebutuhan lainnya, tim dari Setukpa Lemdiklat Polri yang terdiri dari perwakilan Siswa PAG Gelombang II TA. 2021 Resimen Wira Mavendra Harjuna yang dipimpin oleh Danyon Pengasuh Kompol Wawan Rusdiawan, juga mendatangi penampungan pengungsi untuk memberikan dukungan moril dan semangat secara langsung kepada masyarakat yang menjadi korban akibat erupsi gunung Semeru. Ungkap Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto. 

    Untuk diketahui, bahwa data terakhir saat melaksanakan Bakti Sosial, tercatat di Polsek Candipuro bahwa korban meninggal dunia sampai saat berita ini diturunkan tercatat sebanyak 34 orang.

    (MW/RL/AA)



    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +