-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Hukrim

    Kapolri dan Kadiv

    Ads Google Searc

    Para Kapolres Polda Sulsel

    Penemuan Mayat Lelaki di Pesisir Pantai Mampie

    Admin 3
    03/02/22, 18:10 WIB Last Updated 2022-02-03T11:10:39Z
    Wargata.com, Sulbar - Sosok mayat di temukan di pesisir pantai mampie Dusun Mampie Desa Galeso Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polman. Kamis, (03/02/22).

    Korban bernisial AS (45), yang bekerja sebagai Petani, beralamat di Lorong kumala Jalan pendidikan Kelurahan Sidodadi Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polman di temukan tergeletak dalam keadaan tidak bernyawa di pantai mampie.

    Tim gabungan SPKT dan Piket Fungsi dari Polres Polman dan Polsek Wonomulyo yang turun langsung ke TKP di pimpin oleh Ka SPKT Ipda Imam Widodo melakukan olah TKP.

    Diketahui Korban AS (45) di temukan pada pesisir pantai dengan jarak dari bibir pantai sejauh 20 Meter. Kendaraan korban yang di gunakan dengan jarak ditemukannya korban sejauh 200 meter, dimana Korban tergeletak diantara Pohon bakau.

    Kejadian tersebut, Tidak ditemukan benda atau barang yang mencurigakan sekitar tergeletaknya korban ditemukan oleh warga.

    Korban yang sudah diketahui identitas nya dibawa kerumah duka yang beralamat di Lorong kumala Jalan pendidikan Kelurahan Sidodadi Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polman

    Menurut Pr. Hj  Yusriani alias Hj. Wati yang pertama kali menemukan korban Sekitar Pukul 11.20 Wita, berada di sekitaran lokasi tempat korban tergeletak yang sementara mencari keong dan melihat korban tergeletak dan mengira bahwa korban sedang tidur sehingga ingin membangunkan korban dengan menggoyangkan Pohon bakau yang berjarak 2 Meter dari korban. Namun korban tidak bergerak. Tuturnya.

    "Karena tidak adanya respon dari Korban dan  melihat Korban tidak bergerak lagi sehingga meminta tolong dan memanggil orang sekitar yang juga sedang mencari keong", Kata Wati.

    Sementara Dari Keterangan Pihak keluarga Ahmad yang merupakan orang tua dari korban bahwa, Korban meninggalkan kediaman sejak hari Rabu tanggal 02 Februari 2022 sekitar Pukul 09.00 Wita dengan alasan ingin pergi ke kebun nya yang terletak di Desa indo makkombong Kecamatan Matakali Kabupaten Polman dengan menggunakan kendaraan Roda 2 (dua) honda Win warna Merah hitam dengan Nomor Polisi DD 8864 AP.

    Diketahui bahwa korban sebelumnya sering menyendiri dan selalu berfirasat buruk setelah mengetahui bahwa ia sakit yang mengalami infeksi pada bagian usus. Ungkap Ahmad. 

    Berkaitan hal itu, Dr. Andi Saiful menjelaskan sesuai hasil visum tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada korban dan menyarankan kepada pihak keluarga untuk melakukan outopsi untuk mengetahui kematian korban, Namun pihak keluarga menolak untuk di lakukan outopsi dan menerima kejadian tersebut dengan membuat Surat pernyataan untuk tidak dilakukan outopsi dengan tanda tangan.

    Korban memiliki riwayat penyakit pada usus yang infeksi dan riwayat penyakit tersebut diduga menjadi beban fikiran hingga mengalami depresi.

    Sampai saat ini penyebab pasti kematian korban belum diketahui dan masih dalam penyelidikan dan Pendalaman dari Sat. Reskrim Polres Polman. Pungkasnya.

    (MW/HS/IN) 
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +