-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Jenderal

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Kapolres

    Banner IDwebhost

    Proyek Paket 13 Tidak Sesuai Harapan Warga, Jalannya Sudah Retak-Retak

    Admin 10 - Awhy
    31/12/22, 16:29 WIB Last Updated 2022-12-31T09:52:26Z
    Wargata.com, Luwu Utara - Masih proyek pekerjaan infrastruktur jalan di dalam kota Masamba yang menggunakan dana PEN Tahun 2022, yang dianggap sudah selesai dikerjakan 
    belum sesuai harapan warga. Sejumlah kegiatan peningkatan jalan dalam bentuk betonisasi diketahui masih dinilai kurang berkualitas. Sabtu (31/12/2022)

    Salah satu pekerjaan proyek jalan beton, paket 13, Peningkatan jalan beton ruas Pengkendekan-Tinimpong di Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara, diduga tidak memenuhi spesisifikasi standart teknis.

    Proyek peningkatan jalan beton paket 13 yang dikerjakan oleh CV. Bumi Makmur  Mandiri, No. Kontrak. 024/SP-PBJ/BM/DPUTRKP2/2022, dengan panjang. 964 Meter.  Nilai anggaran sebesar Rp. 1.994.846.100,M, bersumber dari dana PEN Tahun 2022. Dengan masa kerja 138 Hari.

    Berdasarkan informasi dari warga setempat desa pengkendekan ke media Wargata.com. ditemukan beberapa kejanggalan diantaranya, penggunaan plastik cor (Polytene) sebagai lantai kerja cor beton hanya dipasang pada sisi samping tidak dihampar memanjang secara sejajar dengan bekesting, dimana plastik cor tidak menutup bagian dari bekesting. 

    Padahal fungsi dari pekerjaan pemasangan Polytene (plastik cor) untuk menutup bekisting sehingga celah-celah pada bagian bawah bekisting tertutup. Sehingga pada waktu pelaksanaan pengecoran air semen tidak akan keluar dari adukan beton yang baru dicor. 

    Masih dari warga yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan bahwa ada sejumlah material yang diperjual belikan oleh oknum pelaksana proyek ke warga setempat diantara semen dan besi."akunya 

    Menurutnya pekerjaan proyek paket 13, terlihat banyak yang sudah retak pada pelaksanaan curing (Perawatan beton) setelah beton mencapai final setting, artinya beton telah mengeras. Tidak dilaksanakan, sehingga beton dikhawatirkan akan mengalami keretakan karena kehilangan air yang begitu cepat. Ironisnya hasil kodril dan sampel hanya dilakukan di beberapa titik saja."Kata warga desa pengkendekan, Sabtu, (31/12/2022).(@wi)

    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +