-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Banner Ucapan

    Ads Google Searc

    Ucapan Idul Fitri

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Wapres: Tidak Boleh Kehilangan Semangat Seperti Kiamat

    Alam - Admin 2
    31/03/23, 01:12 WIB Last Updated 2023-03-30T18:13:27Z
    Wargata.com, - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Dalam situs resminya, pada Rabu, 23 Maret 2023, FIFA menyatakan batal menggelar Piala Dunia U20 2023 di Indonesia dengan alasan "situasi terkini" di Tanah Air.

    Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menuturkan, bahwa keputusan FIFA harus diterima dengan lapang dada oleh bangsa Indonesia. 

    "Apapun harus kita terima dengan ikhlas, tetapi tidak berarti itu kiamat bagi sepak bola Indonesia", Kata Wapres saat memberikan keterangan pers usai memberikan beasiswa dan Kuliah Umum  serta peluncuran Buku "K.H. Ma'ruf Amin: Bapak Ekonomi Syariah Indonesia" di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Jalan Syeikh Abdul Rauf, Darussalam, Banda Aceh, Kamis, (30/03/2023).

    Dikatakan pula, bahwa meski membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023, FIFA berjanji akan tetap membina sepak bola Indonesia. 

    "Menurut saya keputusan batalnya penyelenggaraan Piala Dunia U-20, ini tidak boleh membuat kita kemudian menjadi pesimis dan patah semangat", Ucapnya. 

    Tak hanya itu, Wapres juga mengharapkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) khususnya dalam bidang sepak bola yang tengah dikembangkan pemerintah tidak boleh terganggu karena hal tersebut. Ia meminta pembinaan olah raga sepak bola di tanah air terus berlanjut, sehingga ke depan memiliki reputasi yang lebih baik.

    "Sepak bola kita harus mendunia, harus bagus, harus bisa menjadi juara baik di ASEAN, Asia, bahkan juga di tingkat dunia", ungkap Wakil Presiden

    "Jadi peristiwa ini tidak boleh membuat kita kehilangan semangat seperti kiamat", Imbuhnya. 

    Lebih lanjut, kepada para punggawa Timnas Indonesia, juga diberikan semangat agar tidak berkecil hati dan terus semangat berlatih untuk menyongsong berbagai event internasional lainnya. 

    "Terus dilatih, terus dibina, penyelenggaraan Piala Dunia U-20 batal tidak berarti kita tidak bisa ikut event internasional lainnya", Terangnya

    Selain itu Kata Wapres, sejauh ini FIFA memandang potensi sepak bola Indonesia cukup besar, sehingga mereka berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan. 

    "Saya dengar FIFA ingin membina bahkan ingin berkantor di Jakarta. Mereka melihat semangat sepak bola kita besar dan kemudian talenta yang dimiliki [para pemain] juga besar. Insya Allah, mudah-mudahan tidak ada sanksi dan kesempatan untuk kita bangkit selalu terbuka", Ujarnya. 

    Sebagai informasi, Indonesia sebelumnya ditunjuk oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan diselenggarakan pada 20 Mei-11 Juni 2023 mendatang, dan Menindaklanjuti penunjukan ini, Indonesia telah menyiapkan Enam stadion sebagai venue pertandingan yakni, di Jakarta, Bandung, Palembang, Solo, Surabaya, dan Gianyar.

    Namun demikian, akibat adanya polemik penolakan kedatangan Timnas Israel ke Indonesia oleh sejumlah pihak, FIFA membatalkan undian (drawing) pertandingan Piala Dunia U-20 2023 yang mestinya akan dilaksanakan pada 31 Maret 2023 mendatang di Bali. 

    Menanggapi pembatalan drawing tersebut, Presiden Joko Widodo kemudian mengutus Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir untuk bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino guna mencari jalan tengah terkait polemik penolakan kedatangan Timnas Israel. 

    Tetapi alhasil, FIFA tetap pada pendiriannya untuk membatalkan drawing dan bahkan mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. 

    Mendampingi Wapres pada keterangan pers kali ini, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Mujiburrahman, Plt. Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Taufik Hidayat, dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Pungkasnya.

    (ZP/RL/SB)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +