Wargata.com, Sulsel - Penggelaran Personel Satlantas Polres Parepare dengan pengamanan aktivitas masyarakat, termasuk para pelajar yang hendak memasuki lingkungan sekolah di sejumlah titik jalan, Selasa, (10/2/2026), Sekira pukul 07.00 WITA
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Pallawa 2026, yang bertujuan menciptakan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan, termasuk pejalan kaki.
Dari pantauan di beberapa ruas jalan, petugas Sat Lantas Polres Parepare terlihat aktif membantu menyeberangkan anak-anak Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) agar dapat melintas jalan dengan aman dan tertib.
Selain melakukan pengaturan dan pengendalian arus lalu lintas agar tetap lancar, petugas juga memberikan edukasi keselamatan berkendara dan Beberapa pengendara sepeda motor yang membonceng pelajar tanpa menggunakan helm pelindung kepala diberhentikan untuk diberikan penjelasan terkait pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas.
Pendekatan humanis menjadi penekanan pada kegiatan tersebut. Dan Terhadap pelanggar, pihak petugas tidak langsung melakukan penindakan, melainkan memberikan teguran disertai pemahaman tentang risiko berkendara tanpa helm. Langkah ini dilakukan tanpa menghambat aktivitas pengantaran anak sekolah di pagi hari.
Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Muhammad Arsyad, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, bahwa tujuan utama Operasi Keselamatan adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.
"Demi keselamatan, kita tegur saudara kita yang tidak menggunakan helm, meskipun sedang mengantar anak sekolah. Aturan tetap harus kita sampaikan sebagai pengingat bahwa helm pelindung kepala sangat penting, baik bagi pengendara maupun penumpang", Ucapnya.
Lebih lanjut, bahwa meski bersifat edukatif, teguran tetap diberikan sebagai bentuk pengingat agar pelanggaran serupa tidak kembali terulang.
AKP Muhammad Arsyad menyebut, penggelaran personel di pagi hari dalam rangka Operasi Keselamatan Pallawa 2026 merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari. Tujuannya tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga memberikan perlindungan kepada pejalan kaki, mencegah kecelakaan lalu lintas, serta menekan potensi pelanggaran aturan berlalu lintas.
"Jadi bukan semata soal kelancaran arus kendaraan, tetapi juga tentang keselamatan dan perlindungan bagi semua pengguna jalan", Ungkapnya.
(MW/RL/HS)





