Wargata.com, Sulsel - Jum'at, (7/8/2026). Sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan Sosialisasi Bijak Menjaga Lingkungan Sejak Dini di SDN 1, SDN 8, dan SDN 3 Kelurahan Tanrutedong, Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kegiatan ini ditujukan kepada anak-anak sebagai upaya edukatif untuk menanamkan kesadaran hukum lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum lingkungan sejak dini, membentuk sikap peduli dan bertanggung jawab, serta mendorong anak-anak untuk mempraktikkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan yang sederhana, komunikatif, dan sesuai dengan usia anak.
Materi sosialisasi diawali dengan pengenalan pengertian lingkungan, yaitu tempat kita hidup yang meliputi udara, air, dan tanah. Anak-anak diberikan pemahaman bahwa lingkungan ada di mana saja kita beraktivitas dan harus dijaga agar tetap bersih, sehat, dan aman . Selanjutnya, mahasiswa menjelaskan alasan mengapa lingkungan harus dijaga, antara lain agar lingkungan tetap bersih dan sehat, mencegah berbagai penyakit, serta menciptakan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari .
Dalam sosialisasi ini juga diperkenalkan pengertian aturan, yaitu pedoman yang harus dipatuhi bersama demi terciptanya ketertiban. Anak-anak diajak memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari aturan yang harus ditaati bersama sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar .
Sebagai bagian dari edukasi lingkungan, mahasiswa juga mengenalkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai salah satu cara menjaga kebersihan lingkungan. Anak-anak diajak memahami pentingnya mengurangi sampah, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta mendaur ulang untuk mengurangi volume sampah .
Sosialisasi ini juga menekankan manfaat mematuhi aturan lingkungan, seperti lingkungan menjadi bersih dan indah, tubuh menjadi lebih sehat, serta suasana belajar dan bermain menjadi nyaman dan menyenangkan . Untuk memperkuat pemahaman, mahasiswa mengajak anak-anak melakukan aksi nyatayang dapat dilakukan sehari-hari, seperti membawa botol minum sendiri, menghemat air, dan menanam tanaman di sekitar rumah atau sekolah .
Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme. Anak-anak aktif bertanya dan mengikuti ajakan yel-yel kepedulian lingkungan sebagai bentuk penguatan pesan moral, “Aku Cinta Bumi, Aku Anak Taat Aturan, Aku Peduli Lingkungan” .
Melalui kegiatan Sosialisasi Bijak Menjaga Lingkungan Sejak Dini, mahasiswa KKN-T 115 Universitas Hasanuddin berharap dapat membentuk karakter anak yang peduli lingkungan dan taat terhadap aturan sejak dini. Diharapkan kebiasaan positif ini dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kelurahan Tanrutedong.
(MW/WY)






