![]() |
| Foto: Dok. Wargata.com, (5/8/2026). Upload Rekaman Video UPPKB Pallangga Sementara Berlangsung... |
Wargata.com, Sulsel - Diduga Pungutan Liar (Pungli) Semakin Marak di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Pallangga, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu, 5 Agustus 2026.
Terlihat antrean kendaraan mulai dari armada "pick-up" hingga truk pengangkut pasir tampak bergantian memasuki area timbangan, bahkan sejumlah sopir bolak-balik memasuki ruang penindakan dan salah satunya nampak ada yang mempersiapkan Uang untuk melakukan pembayaran
"Bayar Rp20 ribu, tergantung muatan," ungkap secara spontan sopir tersebut.
Namun terungkapnya hal tersebut, Para sopir yang baru memasuki memilih bungkam dan seolah mencoba menutupi praktik culas ini saat dikonfirmasi di lokasi yang sama. Indikasi keterlibatan petugas dalam ruangan pun makin menguat setelah petugas pengatur lalu lintas di luar melempar tanggung jawab.
"Terkait penyetoran, orang di dalam yang lebih tahu," Cetus petugas yang mengatur arus lalin sembari menunjuk ke arah ruang penindakan.
Dugaan penyelewengan ini kian memanas ketika Awak Media mencoba mendalami temuan itu. Seolah ingin "membungkam" investigasi dan meloloskan diri dari sorotan media, salah satu oknum petugas timbangan juga sempat menawarkan sejumlah uang kepada awak media yang hendak meninggalkan lokasi
"Ada uang rokok ini, Pak," Ujar Oknum Petugas Tersebut kepada Rekan Media ini di Lokasi
Selain itu, Salah satu dari petugas di UPPKB Pallangga juga mengajak Awak Media ini ke Samping Kantor, Namun Wartawan Wargata.com menolak saat Investigasi berlangsung.
Tindakan petugas tersebut semakin mempertegas adanya kejanggalan besar di balik operasional UPPKB Pallangga. Publik kini menanti ketegasan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera turun tangan membongkar dugaan bisnis haram di atas timbangan negara tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala UPPKB, Ahmad Yani hanya menyebut jika pihaknya tidak melakukan, dan ia pun meminta kepada Wartawan Media ini untuk dikirimkan bukti rekaman tersebut
"Sekedar sy sampaikan pak bahwa kami TDK melakukan yg bapak duga kami pungli dan klu memang ada bukti nya klu bisa sy di perlihatkan pak Krn sy sudah memerintahkan seluruh anggota sy di Pallangga agar TDK melakukan pungli", Kutip Chat WhatsApp Ahmad Yani, Kamis, (6/6/2026).
"Boleh sy dikirimkan pak spy sy bisa tau siapa anggota yg berbuat dan dari awal sy sudah sampaikan ke seluruh anggota sy agar TDK melakukan pungli", Tulis Ahmad Yani via Chat WhatsApp kepada Wargata.com.
Bersambung....
(MW/TW)
Berita Terkait:





