Wargata.com, Sulsel - Satuan Lalu Lintas Polres Parepare terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pejalan kaki, khususnya anak-anak sekolah. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap pagi dengan tujuan untuk membantu penyeberangan siswa-siswi di depan sekolah-sekolah yang ada di Kota Parepare.
Terlihat Personel Satlantas Polres Parepare di berbagai titik penyeberangan depan sekolah guna memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Parepare dalam mendukung keselamatan anak-anak sekolah
Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Rusdi Yunus, S.H., M.H menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilakukan setiap pagi sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak sekolah.
"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dapat menyeberang jalan dengan aman. Kehadiran kami di depan sekolah-sekolah adalah untuk memberikan rasa aman dan membantu mereka dalam menyeberang," Ucapnya, Kamis, (13/08/2026).
Pada kegiatan tersebut, personel Satlantas dengan sigap mengatur lalu lintas dan membantu anak-anak untuk menyeberang jalan. Mereka juga memberikan edukasi singkat kepada siswa-siswi tentang pentingnya berhati-hati saat menyeberang jalan serta cara-cara aman dalam berlalu lintas.
Selain itu, Satlantas Polres Parepare Parepare juga berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya. Upaya ini diharapkan dapat membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Respon dari masyarakat, terutama para orang tua, sangat positif terhadap kegiatan ini. Banyak yang merasa tenang dan berterima kasih atas kehadiran personel kepolisian yang membantu menjaga keselamatan anak-anak mereka.
"Kami sangat berterima kasih kepada polisi yang setiap pagi membantu anak-anak menyeberang jalan. Ini sangat membantu dan memberikan rasa aman bagi kami sebagai orang tua," Kata salah seorang wali Murid
Dengan adanya kegiatan rutin ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak sekolah dapat diminimalisir. Partisipasi aktif dari semua pihak, baik orang tua, guru, maupun masyarakat umum, sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi anak-anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
(MW/RL)





