Salah seorang korban, Ny. Suriyani, mengaku kios miliknya telah dua kali menjadi sasaran pencurian. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.
“Sudah dua kali warungku kecurian. Bulan Agustus kemarin tabung gas saya juga diambil pada siang hari. Awalnya saya masih sabar, tapi karena sudah berulang dan meresahkan, akhirnya saya laporkan ke polisi di Polsek Sukamaju,” ungkap Suriyani.
Sementara itu, salah seorang warga yang merupakan tetangga korban mengaku sempat melihat seorang laki-laki yang tidak dikenal dan terlihat mencurigakan berada di sekitar musala pada sekitar pukul 02.00 WITA.
“Semalam sekitar jam dua subuh, saya melihat seorang laki-laki yang tidak dikenal dan mencurigakan singgah di musala,” tuturnya.
Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Sukamaju Ipda Faizal bersama personel langsung turun ke lokasi untuk mengecek tempat kejadian perkara (TKP) di kios milik korban.
Polisi selanjutnya meminta korban membuat laporan resmi di Mapolsek Sukamaju agar proses penyelidikan dapat dilakukan guna mengungkap dan mencari terduga pelaku pencurian tersebut.
Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan terkait aksi pencurian yang dinilai telah meresahkan masyarakat Desa Salulemo. (@wi)




