-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Banner Ucapan

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    Porprov XVIII Sulsel Disorot! Parkir Semrawut, Tuan Rumah Bone Dinilai Tak Siap Sambut Kontingen

    Admin 10 - Awhy
    07/11/26, 15:15 WIB Last Updated 2026-11-07T08:15:28Z
    Wargata.com, BONE -- Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) XVIII Tahun 2026 di Kabupaten Bone mulai menuai sorotan. Belum memasuki rangkaian acara pembukaan, persoalan pengelolaan parkir dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar Stadion La Patau, Watampone, justru memunculkan keluhan dari tamu dan peserta kontingen, Sabtu (7/11/2026).

    Kepadatan kendaraan yang memadati kawasan stadion memperlihatkan persoalan serius dalam kesiapan pelayanan tuan rumah. Kendaraan milik tamu undangan maupun kontingen dari berbagai kabupaten dan kota tampak kesulitan mendapatkan lokasi parkir.


    Ironisnya, lonjakan kendaraan yang seharusnya sudah diantisipasi panitia justru tidak diimbangi dengan ketersediaan kantong parkir yang memadai. Petunjuk arah menuju lokasi parkir pun dinilai belum jelas, sehingga pengendara harus mencari sendiri tempat untuk memarkirkan kendaraannya.


    Situasi tersebut menimbulkan kesan bahwa penyambutan tamu dan kontingen belum dipersiapkan secara maksimal. Padahal, mereka datang dari berbagai daerah untuk menyukseskan pesta olahraga terbesar di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.


    Tak hanya persoalan parkir, pengaturan arus lalu lintas di sekitar stadion juga menjadi perhatian. Kepadatan kendaraan terlihat terjadi di sejumlah titik, sementara kehadiran petugas yang secara khusus mengarahkan dan mengurai arus kendaraan dinilai belum optimal.


    Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: sejauh mana kesiapan panitia dan pihak terkait dalam mengantisipasi mobilitas ribuan peserta, tamu undangan, serta masyarakat yang menghadiri pembukaan Porprov XVIII Sulsel?

    "Sebagai tuan rumah, seharusnya penyambutan kontingen dari berbagai kabupaten dan kota didukung dengan pengaturan parkir dan rekayasa lalu lintas yang terkoordinasi. Jangan sampai tamu yang datang justru kesulitan mendapatkan pelayanan," ungkap salah seorang tamu/anggota kontingen Porprov.


    Penyelenggaraan Porprov bukan semata-mata tentang kemeriahan seremoni pembukaan maupun pertandingan olahraga. Lebih dari itu, kesiapan tuan rumah juga tercermin dari bagaimana memberikan pelayanan, kenyamanan, dan rasa aman kepada seluruh kontingen serta tamu yang datang.


    Karena itu, panitia pelaksana bersama pemerintah daerah dan aparat terkait diharapkan tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut. Evaluasi dan pembenahan harus segera dilakukan, mulai dari penyediaan kantong parkir, pemasangan petunjuk arah, hingga penempatan personel pengamanan dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan.


    Jangan sampai kemeriahan Porprov XVIII Sulsel 2026 justru menyisakan kesan buruk bagi para tamu dan kontingen akibat persoalan mendasar yang semestinya dapat diantisipasi sejak awal.


    Hingga berita ini diterbitkan, redaksi Wargata.com masih menunggu klarifikasi dan tanggapan resmi dari pihak pelaksana Porprov XVIII Sulsel 2026 serta Ketua KONI Kabupaten Bone terkait persoalan kemacetan, pengelolaan parkir, dan kesiapan pelayanan terhadap kontingen maupun tamu undangan.(@wi)


    Komentar

    Tampilkan

    Daerah

    +