-->

Iklan InFeed

Warga Search

Hukrim

Tak Terima Dikatain, Seorang Habisi Nyawa Pamannya dengan Badik

Cyber Media
30/07/20, 09:24 WIB Last Updated 2020-07-30T02:25:09Z
Wargata.com, Sulsel,-- Nasib tragis yang dialami oleh Sainuddin (45) warga Kampung Madumbu Desa Panaikang Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep meregang nyawa setelah ditikam oleh ponakannya sendiri. Rabu (29/07).

Yusran (33) yang menikam pamannya sebanyak 3 kali tikaman dengan menggunakan sebilah badik yang menyebabkan pamannya meninggal di TKP.

Awalnya, pelaku Yusran (33) dan korban Sainuddin (45) sedang bakar-bakar ikan. Namun, disela perbincangan sang paman melontarkan perkataan yang tidak diterima oleh pelaku sehingga menikam korban.
“Salah paham, Pelaku dan korban ini sedang bakar-bakar ikan, pelaku pun tersinggung dengan perkataan pamannya. Tidak terima, korban pun langsung mengunus badiknyanya dan menikam pamannya sebanyak tiga kali. Korban pun meninggal di TKP,” kata Kapolsek Minasatene, Iptu Halim Lau.

Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji, S.IK., membenarkan kejadian tersebut pelaku menikam pamannya karena malu dan tidak terima dengan perkataan pamannya.

"Pelaku dan korban masih keluarga antara paman dan ponakan, pelaku menikam karena merasa dipermalukan oleh korban sehingga menikamnya", ujar Kapolres.

Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Pangkep untuk penyidikan lebih lanjut.

(TimWar / HS)
Komentar

Tampilkan

Warga Terkini

Law and order

+