-->

Hukrim

Banners Panglima dan Kapolri

Banners Ucapan Gubernur

Ads Google Searc

Kapolres Enrekang, AKBP Andi Sinjaya Syiar Ramadhan di Masjid Al-Anshar Pasui

Cyber Media
22/04/21, 22:50 WIB Last Updated 2021-04-22T15:50:11Z
Wargata.com, Sulsel - Sudah Menjadi Agenda di bulan Ramadhan, Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, S.H., S.IK., M.H., melaksanakan Syiar Ramadhan di masjid-masjid.

Syiar Ramadhan kali ini, dilaksanakan di Masjid Al-Anshar Desa Pasui, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, Kamis (22/04/21).

Usai melaksanakan Sholat Dhuhur di Masjid tersebut, Kapolres Enrekang menyempatkan diri untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas di depan para jamaah yang hadir.

Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya mengatakan Syukur Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan, saya selaku kapolres Enrekang sudah bertugas kurang lebih berjalan 6 bulan dan kesempatan hari ini datang di masjid Al - Anzhar  untuk melaksanakan silaturahmi.

”Saya berharap kepada seluruh lapisan masyarakat kabupaten Enrekang untuk bekerja sama dalam menjaga situasi dan kondisi kamtibmas, agar tetap dalam keadaan yang kondusif,” kata AKBP Andi Sinjaya.
Ia menjelaskan, Vaksinasi Covid-19 sudah ada di kabupaten Enrekang dan saya selaku Kapolres Enrekang orang yang paling pertama di suntik vaksinasi sinovac bersama unsur forkopimda Kabupaten Enrekang.

“alhamdulillah vaksi yang telah di suntikan tersebut, tidak memiliki efek samping. Di nyata halal dan aman untuk masyarakat khususnya di kabupaten Enrekang” Ujarnya

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap senantiasa mematuhi protokol kesehatan walaupun nantinya sudah di suntik vaksin. Tentunya dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan di air yang mengalir serta tetap menjaga jarak ketika berkomunikasi dengan orang lain atau lawan bicara,” tambahnya.

Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

"Waspada terhadap berita hoax baik di media sosial, maka dari itu Jangan buru-buru menyimpulkan lalu ikut membagikannya. Kadang-kadang, hoax memang diolah dari berita media terpercaya, hanya saja isinya sudah diplintir" Tutupnya

(TW/HS)
Komentar

Tampilkan

Timwar

+