-->

Banners Kapolri

Banners Ucapan Gubernur

Hukrim

Banner Warga

Ads Google Searc

Idul Adha 1442 H, Setukpa Lemdiklat Polri dan Siswa SIP Angkatan 50 Bagikan 38 Hewan Kurban

Cyber Media
19/07/21, 19:30 WIB Last Updated 2021-07-19T13:39:20Z
Wargata.com, Jabar - Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri membagikan 38 ekor hewan kurban ke yayasan-yayasan serta panti asuhan yang ada di kota dan kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (19/07/21).

Pembagian hewan kurban terdiri dari 34 ekor sapi dan 4 ekor kambing ini dilakukan secara simbolis oleh Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S,I,K., M.Hum, Ketua Bhayangkari Cabang 04 Setukpa Ny. Tasha Mardiaz, PJU Setukpa dan perangkat Resimen Siswa SIP angkatan ke 50 Wira Satya Adhipradana.

Satu ekor sapi diserahkan langsung oleh Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz di Yayasan Darut Taubah Selakaso pimpinan KH Usep Munawar Ridwan.

Sedangkan seekor sapi lagi diserahkan secara simbolis oleh Ketua Bhayangkari Cabang 04 Setukpa Lemdiklat Polri Ny. Tasha Mardiaz di Panti Asuhan Muslimin, Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi.

Untuk sapi-sapi dan kambing lainnya di serahkan oleh para pejabat utama (PJU) Setukpa Lemdiklat Polri serta perangkat Resimen Siswa SIP angkatan ke 50 Wira Satya Adhipradana di yayasan-yayasan dan panti asuhan di kota dan kabupaten Sukabumi.

Pembagian hewan kurban di masa pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM Darurat 
itu dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang sangat ketat. Pemberi maupun penerima menerapkan penjarakan fisik (physical distancing).

"Hewan-hewan kurban tersebut, persembahan dari Personel Setukpa dan Siswa SIP angkatan ke 50  kepada masyarakat sekitar kota dan kabupaten Sukabumi," kata Mardiaz di sela kegiatan.

"Kami sengaja membagikan hewan kurban tersebut dalam keadaan hidup karena kami mempedomani anjuran pemerintah untuk tidak melaksanakan penyembelihan hewan kurban dan melaksanakan Salat Ied di Masjid Raya Setukpa,"  Mardiaz menambahkan.

Meski demikian, sambung Mardiaz, cara tersebut tidak mengurangi niat Setukpa untuk melaksanakan ibadah dan tetap dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang saat ini sangat membutuhkan serta turut membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

(TW/HS)
Komentar

Tampilkan

Timwar

+