-->

Banner Panglima TNI dan Kapolri

Ucapan Kabid Humas

Ads Google Searc

Sat Lantas

Hukrim

Beri Edukasi Bermedsos, Kapolres Enrekang Hadiri Gernas Literasi Digital 2021 Sumsel

Riska
28/08/21, 14:31 WIB Last Updated 2021-08-28T21:00:04Z
Wargata.com, Sulsel - Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, S.H., S.IK., M.H., menjadi salah satu narasumber dalam webinar zoom Gerakan Nasional (GERNAS) Literasi Digital 2021, Ogan Komering Ilir SumSel, Jumat, (27/8).

Pada giat tersebut, Dihadiri Bupati Ogan Komering Ilir H.Iskandar, S.E., sebagai Keynote speaker, yang dilaksanakan secara daring bersama narasumber lainnya, diantaranya, Staf Pemkot Kecamatan Plaju Rizki Kurniati Soputan, Amd.

Tak hanya itu, juga dihadiri oleh perwakilan Jurnalis serta Wakil Ketua I PWI OKI Nuruin, S.IP., M.Si., dan Ex content development in edu-tech startup Dinda Saraswati Dipoyono, bersama para peserta masyarakat digital.

Melalui webinar dalam materi tentang social media and its discontents "turnback the negatives into positives" (media sosial dan penyalahgunaan isi "ubah yang negatif menjadi positif"), AKBP Andi Sinjaya mengatakan, bahwa keberadaan dunia digital saat ini telah memberi ruang kemudahan khususnya ruang informasi dan kemudahan bertransaksi.

Namun disisi lain peredaran konten informasi negatif dan kepalsuan informasi atau Hoax juga telah memberi ruang dalam dunia digital, khususnya dalam konten media sosial. 

"akan tetapi masih ada oknum atau masyarakat yang tidak bertanggung jawab menggunakan kemudahan tersebut kearah yang negatif seperti melakukan penipuan, hoax, konten kasar, predator anak dan lain-lainnya", ujar Andi.

Melihat fenomena negatif tersebut, Andi berharap kegiatan ini dapat meminimalisir penyebaran disinformasi, serta mendorong masyarakat agar lebih arif dalam bermedsos.

"jika pemanfaatan media sosial tidak menyimpang maka dapat dibayangkan efek positif yang dapat dinikmati oleh seluruh pengguna media sosial yang ada di dunia"

Andi menambahkan, dilansir secara statistik, penggunaan sosial media di dunia sangat besar, pengguna sosial media aktif sekitar 53,6% dari total populasi, dan Indonesia sendiri dalam data indeks kepercayaan masyarakat terhadap media mainstream cukup tinggi.

"Bijak dalam bersosial media, jangan terpancing dengan judul yang provokatif, apabila menemukan berita hoax maupun bersifat ajakan kearah yang negatif segera laporkan ke aduan konten kominfo" Tegas andi.

Melalu webinar daring ini Andi juga berharap masyarakat setempat lebih melakukan hal positif, diharapkan dunia digital dapat memberi nilai edukasi bagi anak bangsa dan generasi.

 "dunia digital padat informasi, pilih informasi yang berasal dari sumber yang dapat di percaya, memberikan manfaat bagi kita dan dapat membantu dalam mengembangkan diri kita" Tutupnya

(TW/R/HS)
Komentar

Tampilkan

Timwar

+