-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Hukrim

    Ucapan Mabes Polri

    Ucapan Polda

    Ads Google Searc

    Ucapan Polres

    Banner IDwebhost

    KOMPAK Bantu Pemprov NTB Dalam Mengurangi Angka Kemiskinan

    Syukron redaksi wargata.com
    15/12/21, 18:37 WIB Last Updated 2021-12-15T12:23:24Z
    Wargata.com, Mataram NTB -  KOMPAK gelar acara Forum inspirasi daerah (FID) dengan mengusung Tema Sinergi Multi Pihak dalam Penurunan Kemiskinan Mewujudkan NTB Gemilang yang bertempat di Prime Park Hotel Mataram, Rabu (15/12/21)

    Acara tersebut dibuka langsung oleh wakil gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., dan juga deputi bidang kependudukan dan ketenagakerjaan Drs. Pungky Sumadi, MCP, Ph.D., councellor for human Development section Kedutaan besar Australia, dan Ketua NGO Kompak Ana Winoto.

    Wagub NTB, Dr. Hj. SitiRohmi Djalilah menyampaikan NTB bertekad untuk memberantas kemiskinan melalui desa karena Desa adalah ujung tombak dan dalam pembangunan semua Desa sekarang sudah berorientasi pada SDGs, selaras dengan apa yang pemerintah  inginkan. Mengatasi kemiskinan secara komprehensif dari seluruh aspek harus diperhatikan dan bersakala Desa. 

    Program-program unggulan provinsi NTB juga rata-rata berbasis  Desa, pada wilayah Ekonomi misalkan dalam pemberdayaan   Badan usaha milik desa (BUMDes)
     harus betul-betul disesuaikan dengan potensi yang ada pada Desa tersebut.

    Dalam aspek kesehatan wakil gubernur menyampaikan Posyandu di NTB hadir sebagai pusat edukasi berbasis dusun yang dihajatkan untuk bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan dan sosial kemasyarakatan.  Dari 7.561 jumlah Posyandu se-NTB   sudah hampir mencapai 100 (Seratus) persen Posyandu di NTB sudah menjadi Posyandu keluarga. 

    Lebih jauh dijelaskannya, ada berbagai inovasi dan terobosan dalam pelayanan publik misalnya aplikasi Sistem Informasi Desa (SID), yang memudahkan pelayanan administrasi dikantor desa, mulai dari mengurus surat-surat dan administrasi dengan cepat.

    Hal lain juga disampaikan oleh ketua team leader Kompak Ana Winoto ,dari 2016 program kompak dimulai di NTB telah berkembang antara lain dalam pelayanan Adminduk (Administrasi Kependudukan) sudah tersedia di Desa jadi semua bisa terselesaikan di Desa Secara cepat,"jelas Ana.

    "Bu Wagub selalu semangat dalam membangun Desa," lanjut Ketua Kompak. Akan tetapi Desa butuh pendampingan dari kecamatan untuk meningkatkan kesejatraannya,"ujarnya.

    (TW)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +