-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Banner Ucapan

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    Tragedi Tambang Emas Ilegal di Rampi Tetap Berjalan, 4 Penambang Jadi Korban

    Admin 10 - Awhy
    17/01/26, 18:13 WIB Last Updated 2026-01-17T11:41:54Z
    Wargata.com, Luwu Utara -- Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, kembali memakan korban jiwa. Sebanyak 4 orang penambang dilaporkan mengalami insiden, satu diantaranya meninggal dunia pada Sabtu 17 Januari 2026.

    Peristiwa tersebut terjadi di lokasi tambang emas ilegal yang berada di wilayah pegunungan Rampi. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kejadian yang menewaskan satu orang dari empat penambang tersebut masih belum diketahui secara resmi.

    Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, IPTU Kadek Andi Pradnyadana, S Tr K, S i K, yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut, Ia pun menyebut jika dirinya sempat merima telpon dari Pospol Rampi

    "Benar, barusan ada telpon dari Pospol Rampi, sementara anggota persiapan ke atas untuk mengecek tempat kejadian perkaranya," ucap Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, Sabtu (17/01/2026).

    Dari Informasi dihimpun, aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayah Rampi sudah berlangsung cukup lama dan kerap dilakukan secara tradisional dengan risiko keselamatan tinggi. Kondisi geografis yang sulit dijangkau serta minimnya pengawasan turut memperbesar potensi kecelakaan kerja di lokasi tambang ilegal tersebut.

    Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengumpulan data serta penyelidikan awal untuk memastikan identitas korban serta dugaan penyebab insiden yang menelan Satu korban jiwa dan Tiga lainnya mengalami luka serius tersebut.

    Kasus ini menambah daftar panjang korban jiwa akibat aktivitas pertambangan ilegal, sekaligus menjadi perhatian serius terkait keselamatan kerja dan penegakan hukum di wilayah tambang tanpa izin di Luwu Utara.(@wi)
    Komentar

    Tampilkan

    Daerah

    +