-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Hukrim

    Ads Google Searc

    Banner IDwebhost

    Bid Dokkes Polda Sulawesi Barat Hadirkan Senyuman Bagi Penderita Bibir Sumbing

    Anggi - Admin 7
    20/05/22, 08:35 WIB Last Updated 2022-05-20T01:58:49Z
    Wargata.com, Sulbar - Hari bhayangkara ke-76 rencananya akan berlangsung pada tanggal 1 Juli nanti, namun berbagai kegiatan kemanusiaan mulai dilakukan oleh pasukan bhayangkara untuk memeriahkan hari sakral mereka, salah satunya dibidang kesehatan yaitu dengan menggelar bakti sosial (Baksos) Operasi bibir sumbing dan celah langit-langit di Rumah sakit Bhayangkara.

    Baksos tersebut rencananya akan berlangsung selama 4 (empat) hari, dengan jadwal screening selama 2 hari mulai tanggal 8 dan 9 Juni 2022 kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan operasi di tanggal 10 dan 11 Juni 2022.

    Kabid Dokkes Polda Sulbar, Kombes Pol Asmarahadi menuturkan jika baksos ini merupakan rangkaian dari hari jadi Bhayangkara yang ke-76 dengan menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia, Persatuan ahli bedah mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI) serta Smile train Indonesia.

    Ia juga mengungkapkan bahwa operasi bibir sumbing ini menjadi agenda tahunan dari Polda Sulbar yang bertujuan untuk lebih mendekatkan masyarakat dengan Polisi khususnya untuk menghadirkan senyum di tengah Masyarakat.

    “Hari Bhayangkara ke-76 kan sudah tidak lama lagi jadi kegiatan ini salah satu rangkaian untuk memeriahkan, ini juga merupakan salah satu agenda rutin tahunan dari Bid Dokkes yang diharapkan mampu menghadirkan senyum ditengah Masyarakat”, Pungkas Asmarahadi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (19/05/22).

    Untuk persyaratannya sendiri, Kabid Dokkes menjelaskan agar pasien melengkapi diri dengan dokumen berupa foto copy KTP dan KK, bayi minimal umur 3 bulan dengan minimal berat 5 kg untuk operasi celah bibir, sedangkan untuk operasi lelangit pesertanya minimal berusia 1,5 tahun dengan berat 10 Kg.

    “Untuk persyaratannya sudah kami uraikan di leaflet yg tersebar melalui media sosial maupun media online, salah satu syarat yang terpenting sebelum dilakukan tindakan operasi adalah pasien tidak dalam keadaan sakit dan dinyatakan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan”, tutup Kombes Pol Asmarahadi.

    (MW/RL/IN)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +