-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Kapolri dan Kadiv Humas

    Kapolri dan Kadiv Humas

    Ads Google Searc

    Kapolda Sulsel

    NTB

    Kapolres

    Hukrim

    Sikum Polres Sidrap Beri Penyuluhan Hukum ke Tahanan Binaan

    Anggi - Admin 7
    20/05/22, 13:42 WIB Last Updated 2022-05-20T06:46:29Z
    Wargata.com, Sulsel - Seksi Hukum Polres Sidrap berikan penyuluhan hukum kepada tahanan binaan yang di laksanakan di Rutan (Ruang Tahanan) Endra Dharma Laksana Polres Sidrap, Jumat, (20/05/22), sekitar pukul 09.00 Wita.

    Penyuluhan hukum ini khusus di berikan kepada seluruh tahanan Binaan, yang saat ini menjalani hukumannya. Adapun kegiatan ini berkolaborasi dengan jajaran Sat. Tahti Polres Sidrap

    Sikum merupakan singkatan dari seksi hukum, sebagai pembantu pimpinan di bidang bantuan hukum dan penyuluhan hukum pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapolres.

    Sikum bertugas melaksanakan pelayanan bantuan hukum, memberikan pendapat dan saran hukum, penyuluhan hukum turut serta dalam pembinaan hukum dan pengembangan hukum.

    Kegiatan penyuluhan tersebut di buka dengan sambutan dari Kasat Tahti IPDA Muh. Nur, Selanjutnya penyampaian materi oleh Kasubsi Bankum, IPDA Mansyur Wahab, SH., M.H. 

    Pada kesempatan ini juga di lakukan sesi tanya jawab, di mana terlihat para tahanan tampak antusias mengikuti kegiatan ini hingga pelaksanaan kegiatan penyuluhan berakhir.

    Pemberian penyuluhan hukum bagi tahanan edisi kali ini, bertujuan agar mereka (seluruh tahanan) memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang hukum setelah keluar dari tahanan nantinya, sehingga kelak tidak akan melakukan perbuatannya kembali.

    Materi yang di berikan adalah tentang melakukan Tindak Pidana yakni keuntungan, kerugian dan akibat dari hasil melakukan Tindak Pidana bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan, bagi kesehatan serta sangsi hukum yang akan di terima, pungkas IPDA Mansyur.

    Di penjara (rumah tahanan) dalam kasus apapun, manusia tetaplah manusia. Dalam urusan akhlak, moral, religiusitas, kedudukan mereka tetap sama antara hak dan kewajiban. Begitupun para tahanan di rumah tahanan (Rutan) Endra Dharma Laksana Polres Sidrap ini.

    Kejahatannya tetap di proses, tapi kedudukannya sebagai manusia tetap di berikan ruang. Kalau mereka sudah paham hukum, harapan kami setelah keluar dari tahanan, mereka bisa sadar, tutup " IPDA Mansyur.

    (MW/RL/HS)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +