-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Hukrim

    Kapolri dan Kadiv

    Ads Google Searc

    Para Kapolres Polda Sulsel

    Tiga Kecamatan di Kabupaten Luwu Utara Diterjang Banjir

    Admin 10 - Awhy
    30/08/22, 21:16 WIB Last Updated 2022-08-30T14:27:03Z
    Wargata.com, Luwu Utara - Kabupaten Luwu Utara kembali diterjang Banjir tiga kecamatan butuh perhatian pemerintah untuk segera di evakuasi dan butuh Bantuan Logistik. Selasa, (30/8/2022)

    Informasi yang diterima redaksi media ini menyebutkan, setidaknya ada 3 desa di kecamatan Baebunta Selatan terisolir akibat bencana banjir tersebut. Sumber terpercaya media ini menyebutkan, banjir akibat luapan air sungai Rongkong tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari.

    Dilaporkan, ketinggian air di wilayah pemukiman warga bahkan mencapai ketinggian lebih dari 1 Meter, Akibatnya, seluruh wilayah desa, khususnya di Desa Lembang-Lembang, tenggelam , Warga yang tersebar dibeberapa dusun pun akhirnya terisolasi.

    Jalan poros yang menghubungkan desa Lawewe dan Lembang-lembang pun dikabarkan tenggelam dengan ketinggian air mencapai 1 meter.Dari pantau wargata.com bahwa  desa Lembang-lembang, sedikitnya ada 270 KK dengan total 954 jiwa yang tersebar di 4 dusun terkena dampak dari banjir bandang ini.

    Bencana banjir bandang kali inipun telah menenggelamkan, bahkan merusak sejumlah fasilitas umum, diantaranya, bangunan SD 1 unit, Masjid 2 unit, 1 Jembatan Kayu, 1 Pustu, dan Kantor Desa, Jalan Krikil/Jalan Desa sepanjang 3000 meter terkikis, serta 2 Jembatan batang kelapa.

    "Selain itu, banjir telah menenggelamkan lahan Persawahan seluas lebih kurang 31 Ha, serta lahan perkebunan campuran 450 Ha"

    Laporan yang diterima redaksi juga mencantumkan sejumlah kebutuhan mendesak yang sangat dibutuhkan saat ini, diantaranya, Bantuan logistik untuk warga di 2 dusun Ballakajang dan Kaluku Bulawang yang saat ini masih terisolasi sebanyak 135 KK/442 jiwa.

    Guna mengantisipasi cuaca buruk kedepan dan potensi banjir susulan, mereka sangat membutuhkan perdirian tenda pengungsian untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir, serta pos pantau gabungan untuk terus memantau kondisi banjir yang terjadi di desa Lembang-Lembang, desa Limbong Wara, dan desa Lawewe.

    Arwis Ansar, kepala desa Lembang-Lembang yang dihubungi awak media melalui telepon selulernya mengaku sangat berharap pemerintah Kabupaten Luwu Utara segera merespon dan memberikan bantuan bagi seluruh warga yang terkena dampak dari banjir tersebut, "khususnya warga yang berada di 3 desa, yakni desa Lembang-Lembang, Limbong Wara, dan Desa Lawewe.(@w1)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +