-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Kapolri dan Kadiv Humas

    Kapolri dan Kadiv Humas

    Ads Google Searc

    Kapolda Sulsel

    NTB

    Kapolres

    Hukrim

    Diduga Gelapkan Mobil Truk, Seorang Perempuan Diamankan Polisi

    Admin 3
    15/10/22, 22:57 WIB Last Updated 2022-10-15T16:07:17Z
    Wargata.com, NTB - Diduga Gelapkan Mobil Truk, Seorang Perempuan Diamankan Polisi, hal ini diketahui saat konferensi pers telah berlangsung yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa ST S.IK., dan didampingi Wakasat Reskrim, Iptu I Nyoman Diana Mahardika, S.H., serta Kasi Humas Polresta Mataram, Iptu Siswoyo, S.H., di kantor Sat Reskrim Polresta Mataram, Sabtu, (15/10/2022).

    Dalam keterangannya, Kasat Reskrim menjelaskan Pengungkapan tindak pidana, bahwa berawal dari adanya laporan korban, pria inisial S, (50) beralamat Dayan Peken, Ampenan, Kota Mataram yang merasa mobil truknya tidak kembali setelah masa waktu penyewaannya habis.

    "Korban S ini awalnya menyewakan sebuah mobil jenis Truk kepada seorang Perempuan inisial P (44), beralamat di salah satu perumahan Desa Jereneng, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat," Kata Kadek.

    Lanjut dikatakan, bahwa S dan P awalnya sepakat untuk transaksi sewa menyewa mobil dengan harga 15 juta selama satu bulan. Kemudian kira-kira seminggu sebelum habis masa sewa, P datang kerumah korban (S) untuk meminta perpanjangan sewa mobil hingga satu bulan kedepan.

    "Jadi pada 22 Agustus 2021 lalu P menyewa Truk kepada S selama 1 bulan dan di bayar cash, kemudian di perpanjang lagi mulai 22 September 2021 hingga 22 Oktober 2021 dengan pembayaran transfer, namun hingga saat ini mobil truk yang disewa tidak dikembalikan dan tanpa membayar sewa, sehingga korban (S) melaporkan",  Jelasnya.

    Atas laporan tersebut, Tim opsnal mencoba melakukan pengamanan secara paksa kepada P pada 10 Oktober 2022.

    Berdasarkan bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan serta keterangan P maupun S, akhirnya P telah ditetapkan sebagai tersangka, dan saat ini diamankan di Rutan Mapolresta Mataram berikut barang bukti berupa surat Mobil Truk, satu lembar kwitansi pembayaran serta satu lembar mutasi rekening.

    Atas peristiwa tersebut tersangka diancam dengan pasal 372 dan atau 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. Pungkasnya.

    (MW/RL/HT)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +