-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Jenderal

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Kapolres

    Banner IDwebhost

    Pembahasan Isu Penculikan Anak Melalui Jum'at Curhat, Kapolres Luwu Akan Gelar Siswa Curhat

    Alam - Admin 2
    20/01/23, 19:28 WIB Last Updated 2023-01-20T12:30:27Z
    Wargata.com, Sulsel - Polres Luwu kembali menggelar kegiatan Jum'at Curahan hati (Curhat) di Warkop Bija To Luwu (BTL) Desa Lamunre Tengah, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Jum'at, (20/1/2023) 

    Jum'at Curhat yang dilaksanakan setiap minggu di wilayah hukum Polres Luwu ini, di samping sebagai ajang silaturrahmi juga sebagai wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait kamtibmas melalui obrolan santai. 

    Pada kegiatan ini, Kapolres Luwu AKBP Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si. didampingi Kabag Ren Polres Luwu Kompol H.Andi Hasanuddin, Sos., Kabag Ops Kompol Andi Syamsu Lifu, S.Sos., M.H., Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muh. Saleh, S.H., M.H., Kasat Binmas Polres Luwu AKP Yunus Mangiwa, Kasat Intel Polres Luwu Iptu Erwin Amran, S.Sos, Kapolsek Belopa Iptu Dr Marino. 

    Kapolres Luwu AKBP Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si. menuturkan, bahwa kegiatan ini digelar untuk mendengarkan langsung dari warga apa yang selama ini menjadi unek-unek mereka dan belum sempat tersampaikan, hal ini akan membuka sumbatan informasi sehingga diharapkan akan melahirkan sebuah solusi dan situasi kamtibmas semakin kondusif. 

    "Program ini digelar untuk mendengar, mencatat, dan mencari solusi setiap permasalahan di wilayah masing-masing. Sehingga kita bisa mendengar langsung setiap aspirasi masyarakat yang ada di wilayah yang kemudian kita bisa untuk memetakan dan mencari solusi untuk diselesaikan", Ujar Kapolres Luwu

    Dalam kegiatan Jum'at curhat, tokoh masyarakat, Adi Atma menanyakan terkait maraknya isu penculikan anak dengan menjual organ organ tubuh ke situs situs online. 

    "Kami sebagai orang tua menanyakan tentang maraknya isu penculikan anak dengan menjual organ organ tubuh ke situs-situs online", Kata Adi Atma. 

    Menanggapi hal itu, Kapolres Luwu AKBP Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan, bahwa ada yang memanfaatkan isu penculikan anak yang terjadi di Makassar dengan menebar isu di seluruh wilayah agar memunculkan kepanikan dan keresahan kepada masyarakat. Pencurian anak yang terjadi di makassar, pelakunya sudah ditangkap dan mata rantainya sudah terputus karena pelakunya bukan kelompok terorganisir melainkan inisiatif dari pelaku sendiri.

    "Saya menghimbau kepada orang tua yang memiliki anak untuk terus mengawasi aktivitas anak-anak mereka, khususnya dalam pergaulan dan penggunaan smart phone terutama dalam mengakses informasi dengan menggunakan sosial media. Kita semua (Orang tua, guru, pemerintah & masyarakat) harus berbagi peran sehingga tidak ada 1 detik pun waktu yang dimiliki oleh anak-anak yang lepas dari pengawasan kita", terang AKBP Arisandi. 
    Sementara Kepala Sekolah SMA 1 Neg Belopa Nurdin Mu'in, S.Pd., juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Jumat Curhat yang dilaksanakan Polri khususnya Polres Luwu. 

    "Kami berharap kedepannya kegiatan seperti ini masuk ke sekolah dengan tema acara Siswa Curhat ", Ucapnya

    Kapolres Luwu AKBP Arisandi, S.H, S.I.K, M.Si. Juga menanggapi hal itu, bahwa kedepannya Polres Luwu akan galakkan kegiatan seperti ini masuk ke sekolah-sekolah dengan nama Siswa Curhat terutama ketika melihat masih seringnya terjadi tawuran antar pelajar. 

    "Sekarang Polres Luwu sudah galakkan Polisi masuk sekolah dengan pembinaan  siswa-siswi menjadi PKS (Patroli Keamanan Sekolah) di sekolah SMA sederajat lewat Sat Lantas Polres Luwu, dan selalu memberikan edukasi tentang berlalu lintas dan sosialiasi tentang bahaya Narkotika ke sekolah", terang AKBP Arisandi.

    Untuk diketahui, Giat tersebut juga dihadiri oleh Sekcam Belopa Utara Abdullah Rizal, Lurah Sabe Sabrun, S.T., Kepala Desa Lamunre Tengah Suryadi, Kepala Desa Paconne Haeruddin, Kepala Desa Lauwa, Kepala Desa Lebani, Kepala Sekolah SMA 1 Belopa Nurdin Mu'in, S.Pd., tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur media dan warga desa Lamunre Tengah. 

    (MW/RL/KA)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +