-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Ucapan

    Ads Google Searc

    Ucapan 17 Agustus Kapolres

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    Seorang Warga Diduga Bunuh Diri, Kapolsek Maiwa Bersama Anggota Olah TKP

    Alam - Admin 2
    27/07/23, 21:06 WIB Last Updated 2023-07-27T14:07:42Z
    Wargata.com, Sulsel - AKP Abd Samad, S.H., M.H., selaku Kapolsek Maiwa pimpin tim Unit Identifikasi dan unit Reskrim melakukan olah TKP meninggalnya seorang laki-laki diduga bunuh diri dengan cara meminum racun diteras rumah di Dusun Jambu Desa Tuncung Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang, Kamis, (27/07/2023).

    Adapun identitas warga yang bunuh diri dengan cara meminum racun atas nama Sappe (54) alamat Dusun Jambu Desa Tuncung, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang

    Keterangan salah satu saksi atas nama Mente (68) yang juga merupakan ibu kandung korban, awalnya saksi sementara duduk didalam rumah sedangkan korban duduk di depan teras rumah

    beberapa menit berselang, saksi mendengar korban teriak mengatakan "saya sudah minum racun" selanjutnya saksi keluar rumah dan melihat korban sudah terjatuh ke lantai.

    Dari keterangan saksi lain atas nama Suarsi selaku tenaga kesehatan pada Postu Daerah tersebut mengutarakan bahwa korban sudah lama menderita gangguan jiwa dan sudah beberapa kali keluar masuk Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan.

    Kapolsek Maiwa, AKP Abd Samad, S.H., M.H., menjelaskan, bahwa setelah menerima laporan adanya kejadian seorang warga meninggal dengan cara meminum Racun, bersama dengan anggota langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)

    "Usai melakukan olah TKP, anggota langsung melakukan pemeriksaan mayat bersama dokter di rumah korban", Kata Kapolsek Maiwa. 

    "Hasil olah TKP, didapati satu botol Racun merek Gramoxom dan satu gelas warna pink yang terdapat sisa racun yang diminum korban, Sedangkan hasil pemeriksaan jenazah terdapat busa pada mulut korban", Imbuhnya.

    Atas kejadian itu, rang tua korban menerima atas musibah yang menimpa anaknya dan menolak untuk dilakukannya autopsi serta telah membuat Surat Pernyataan Penolakan Otopsi, Tandas Kapolsek

    (AM/RL/HS)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +