-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    Sebanyak 1055 Siswa Gelar Tari Paddupa Dalam Rangka Pecahkan Rekor Muri

    Admin 10 - Awhy
    12/06/24, 14:40 WIB Last Updated 2024-06-12T07:48:35Z
    Wargata.com, Luwu Utara -- Dalam rangka mencatatkan diri di Museum Rekor Indonesia (MURI), Kabupaten Luwu Utara menyelenggarakan sebuah acara budaya yang spektakuler pada Rabu pagi. Bertempat di Lapangan Upacara Kantor Pemda Kabupaten Luwu Utara, ribuan pelajar berpartisipasi dalam pertunjukan Tari Paduppa massal, menciptakan sebuah pemandangan yang memukau dan penuh warna. 11 Juni 2024.

    Tepat pada pukul 08.30 WITA, acara ini dibuka dengan kehadiran Wakapolres Luwu Utara, AKBP Muh. Rifai, S.Pd, bersama Bupati Luwu Utara, Hj. Indah Putri Indriani, S.IP, M.Si, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu Utara. Tidak hanya itu, berbagai tamu undangan turut hadir, menambah semarak dan keagungan acara yang digelar secara serentak di seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.
    Acara ini bukan hanya sebuah pertunjukan tari biasa. Dengan diikuti oleh 1055 pelajar SMA/SMK sederajat dari seluruh Kabupaten Luwu Utara, acara ini mencatatkan prestasi tersendiri. Para pelajar tampil dengan penuh semangat, mengenakan Baju Bodo, busana tradisional khas Bugis-Makassar yang memancarkan keanggunan dan kekayaan budaya Sulawesi Selatan. Tarian Paduppa, yang merupakan tarian penyambutan tamu agung, menjadi simbol keramahtamahan dan kebudayaan yang mendalam dari masyarakat Sulawesi Selatan.

    Di tengah riuhnya suasana, seluruh peserta di berbagai daerah dihubungkan melalui Zoom, memungkinkan setiap orang untuk menyaksikan acara pembukaan yang dipusatkan di Anjungan Pantai Losari, Makassar. Teknologi ini tidak hanya mempererat ikatan antar daerah tetapi juga memastikan bahwa semangat dan tujuan acara ini dirasakan secara serentak di seluruh Sulawesi Selatan.

    Bupati Luwu Utara, Hj. Indah Putri Indriani, S.IP, M.Si, dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme dan partisipasi para pelajar serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung acara ini. "Ini adalah bukti nyata kecintaan kita terhadap budaya dan komitmen untuk melestarikannya. Semoga semangat ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang," ujarnya.

    Kapolres Luwu Utara, AKBP Muh. Husni Ramli, S.IK., MH, turut memberikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini. "Ini adalah bentuk sinergi yang luar biasa antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat. Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi tetapi juga memperkuat identitas budaya kita. Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari momen bersejarah ini," ungkapnya.

    Pemecahan Rekor MURI ini tidak hanya menjadi sebuah prestasi, tetapi juga sebagai momentum penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan ke tingkat nasional maupun internasional. Melalui acara ini, masyarakat diajak untuk lebih menghargai dan melestarikan warisan budaya yang ada.

    Dengan suksesnya penyelenggaraan Tari Paduppa massal ini, Luwu Utara tidak hanya mencatatkan diri dalam sejarah Rekor MURI tetapi juga menunjukkan kepada dunia betapa kayanya budaya Indonesia. Acara ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi daerah lain untuk terus melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya mereka masing-masing. (@wi)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +