-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Banner Ucapan

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    Dit Lantas Polda NTB Gelar Edukasi Lalu Lintas dan Perlindungan Anak Usia Dini

    Admin 2 - Alam
    06/05/26, 16:22 WIB Last Updated 2026-05-06T09:25:54Z
    Wargata.com, Mataram – Polda NTB terus berkomitmen menciptakan generasi muda yang sadar hukum dan tertib berlalu lintas. Melalui kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas), puluhan siswa-siswi dari SD IT Yarla Batujai disambut hangat di Lapangan Bharadaksa Polda NTB untuk mendapatkan edukasi langsung, Selasa, (05/05/2026).

    Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohamad Kholid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif kepolisian untuk membentuk karakter disiplin masyarakat sejak usia dini.

    "Hari ini kami memberikan edukasi kepada adik-adik dari SD IT Yarla Batujai. Tujuannya agar mereka mengenal aturan lalu lintas bukan sebagai beban, melainkan sebagai kebutuhan untuk keselamatan bersama," Ungkap Kombes Pol Mohamad Kholid di ruang kerjanya.

    Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut, para siswa diberikan materi mengenai pengenalan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, hingga fungsi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL). Tidak hanya teori, petugas juga memberikan simulasi singkat mengenai safety riding, baik saat anak-anak berperan sebagai pembonceng maupun penggunaan sepeda listrik yang saat ini tengah marak.

    "Kami menekankan pentingnya penggunaan helm dan etika saat berada di jalan raya. Hal ini penting untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan di masa depan," Ucap Kabid Humas.

    Selain materi lalu lintas, Polda NTB juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan himbauan kamtibmas yang relevan bagi anak-anak dan tenaga pendidik.

    Adapun Materi yang disampaikan meliputi:
    • Pencegahan Perundungan (Bullying): Mengajak siswa untuk saling menyayangi dan menghargai teman.
    • Keselamatan Transportasi: Larangan penggunaan odong-odong di jalan raya karena faktor keamanan yang minim.
    • Rise and Speak: Edukasi mengenai keberanian untuk bersuara terkait kekerasan seksual terhadap anak.

    "Polri tidak hanya bicara soal lalu lintas, tapi juga perlindungan anak secara menyeluruh. Kami mendorong anak-anak, guru, dan orang tua untuk berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan kekerasan melalui gerakan 'Rise and Speak'," Ujar Kombes Pol Mohamad Kholid.

    Mewujudkan Kamseltibcarlantas Melalui kegiatan ini, Polda NTB berharap pemahaman yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah Nusa Tenggara Barat.

    Untuk diketahui, bahwa Kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.00 WITA diakhiri dengan sesi tanya jawab yang penuh antusias dari para siswa, serta sesi foto bersama sebagai bentuk kedekatan antara Polri dan masyarakat (Polisi Sahabat Anak).

    (MW/RL)
    Komentar

    Tampilkan

    Daerah

    +