![]() |
| Ket.Fot: Gambar Diambil dari jalan A. Yani trans Sulawesi lampu merah. |
Wargata.com, Luwu utara -- Maraknya truk pengangkut buah kelapa sawit yang melintas di jalan trans Sulawesi melebihi kapasitas tampa penutup atau jaring sangat membahayakan pengguna jalan. Kamis 25 Juni 2026.
Masyarakat meminta pihak Satlantas Polres Luwu Utara untuk menindak tegas truk pengangkut Tandan buah segar (TBS) Sawit yang tidak menggunakan pengaman, penutup atau jaring.
Rahman warga Kelurahan Kappuna mengeluhkan atas maraknya truk pengangkut buah kelapa sawit yang melintas dijalan raya, Saat saya berhenti di lampu merah pas truk disamping saya juga ikut berhenti.
Kondisi ini kian mengkhawatirkan lantaran banyak bak kendaraan yang tidak dilengkapi jaring pengaman." terang Rahman.
Berdasarkan pantauan di lapangan, siang tadi, Kamis (25/6/2026), sejumlah truk pengangkut sawit tampak melaju dengan tumpukan buah yang menjulang tinggi melewati batas bak. Tanpa adanya penutup atau jaring pelindung, buah sawit rawan jatuh dan menghantam pengendara lain." ucapnya
"Sangat ngeri dan takut kalau berkendara di belakang truk sawit sekarang. Muatannya tinggi sekali dan tidak ada pengaman jaring. Kalau ada buah yang jatuh atau truk oleng, kami yang naik motor bisa jadi korban," katanya kepada Wargata.com
"Kami berharap kepada pihak kepolisian untuk melakukan razia rutin untuk menindak para sopir truk pengangkut buah kelapa sawit",
Hal yang sama disampaikan ibu Titin (27) Warga desa Radda, Ia tegaskan dirinya sangat merasa terganggu saat melintas atau berpapasan dengan mobil truk pengangkut buah kelapa sawit.
"Takutnya, saya lebih memilih untuk menepi atau berhenti kalau didepan ada truk sawit yang tidak menggunakan penutup atau jaring, apalagi melebihi dari bak truk," tutupnya. (@wi)





