-->

Hukrim

Iklan InFeed

Warga Search

Mengaku Anggota Direktorat Intel Polda NTB, Pria ini Ditangkap Polisi

Andini sulastri
12/06/20, 16:25 WIB Last Updated 2020-06-13T05:19:03Z
Wargata.com, NTB,- Seorang pria yang mengaku anggota direktorat Intel dari Polda Nusa Tenggara Barat berinisial R (30) asal Desa Doropeti Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu ditangkap Anggota kepolisian sektor pekat di rumahnya, Rabu malam (10/6) sekitar pukul 21.30 WITA. 

Melalui Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, S.I.K., M.Si., Menyampaikan pada Wargata.com, bahwa Pelaku R melancarkan aksi tipu dengan modus mengaku dirinya sebagai anggota Polri lalu merayu orang dengan diiming iming-imingi akan meluluskan anak orang tersebut akan diluluskan sebagai anggota Polri, akibat terbuai dengan rayuan tersebut seorang warga bima rela merogoh kantong senilai Rp. 17 juta dan ditransfer kepada R. Setalah uang dalam genggaman R pun kabur.

Usai ditransfer, pelaku sulit dihubungi oleh korban sehingga korban melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pekat pada 24 April 2020 lalu.


Kasus penipuan yang dilakukan oleh terduga R ditangani oleh Polres Bima. Kanit Pidum Polres Bima, Ipda Fardiansyah SH telah melakukan koordinasi dengan Kapolsek Pekat, Ipda Muh Sofyan Hidayat S.Sos tentang keberadaan terduga pelaku. Jelas Kombes Pol Artanto.

Lanjut dijelaskan, pihak Anggota Polsek Pekat di bawah pimpinan Kapolsek Pekat, Ipda Muh Sofyan S.Sos bergerak cepat melakukan penyelidikan dan mencari terduga, namun terduga tidak berada di rumahnya, melainkan berada di pulau Moyo Kabupaten Sumbawa.

Berdasarkan informasi yang dirampung pelaku juga melancarkan aksinya di Sumbawa dengan mengaku seorang anggota polri. 

Setelah dicari-cari tepatnya Rabu (10/6) kemarin, polisi memperoleh informasi terduga tengah berada di rumahnya di Doropeti. 

Tidak menunggu lama, anggota Polsek Pekat dipimpin Kanit IK Bripka Mustawa langsung melakukan penangkapan dan pelaku dibawa ke Mapolsek Pekat.

Kepada polisi, pelaku mengaku sering melakukan aksi yang sama kepada sejumlah masyarakat di Pekat. Ujarnya.


(TimWar / HS)
Komentar

Tampilkan

Warga Terkini

Iklan

Law and order

+