-->

Hukrim

Iklan InFeed

Kapolda NTB Bersama Forkopimda Hadiri Upacara HUT Kota Mataram ke-27

Cyber Media
01/09/20, 22:26 WIB Last Updated 2020-09-01T15:26:17Z
Wargata.com, NTB,- Kapolda Nusa Tenggara Barat bersama Gubernur NTB, dan Danrem 162/WB serta jajaran Forkopimda Provinsi NTB menghadiri Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Mataram ke-27 di Halaman Kantor Walikota Mataram, (31/08/20)

Bertindak sebagai Pemimpin Upacara dalam rangka HUT Kota Mataran ke-27 adalah Walikota Mataram H. Ahyar Abduh

Dalam arahannya, H. Ahyar Abduh mengatakan Mari kita bergotong royong bahu membahu bersama seluruh masyarakat dan Jajaran Stake Holder terkait demi memutus mata rantai Covid-19 Dalam menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru guna mewujudkan masyarakat produktif di NTB ini. Saatnya kita memberikan sumbangsih dan kontribusi kita untuk daerah tercinta ini. Kata Walikota Mataram.

Selepas dilaksanakan Upacara HUT Kota Mataram ke-27, dilanjutkan dengan Penandatanganan deklarasi Mataram menuju Zona hijau dan Deklarasi Mataram (Masyarakat Tanpa Ragu Masker) oleh Walikota Mataram, Kapolresta Mataram, dan Dandim 1606 / Lombok Barat yang di saksikan langsung oleh Kapolda NTB, Gubernur NTB, dan Danrem 162/WB.
Tak hanya itu, Kapolda NTB, Gubernur NTB, dan Danrem 162/WB melepas Rombongan Patroli Cegah Covid-19 dari Jajaran Polri bersama Pemda Provinsi NTB.

Lebih lanjut saat diwawancarai oleh Wartawan, Kapolda NTB mengatakan bahwa Deklarasi Mataram menuju Zona Hijau adalah simbol Negara melalui Pemerintah Daerah berdampingan dengan TNI-Polri bahwa Mataram siap untuk menyambut Zona Hijau ini.

"Kami dari pihak Polri dan TNI telah mendukung dengan kekuatan penuh dalam mewujudkan Mataram menjadi Zona Hijau ini tanpa mengurangi kekuatan di Kabupaten/Kota lainnya. Kata Kapolda

Ia juga menyampaikan bahwa, Mataram ini adalah Epicentrum dari Provinsi NTB, "saya yakin, jika Kota Mataram sukses dalam mewujudkan Zona Hijau, maka Kabupaten atau Kota lainnya yang ada di Provinsi NTB akan sukses menangani Pandemi Covid-19 yang terjadi". Ucapnya Kapolda

(TimWar / HS)
Komentar

Tampilkan

Wargata.com

+