-->

Banners Kapolri

17 Agustus 2021

Ads Google Searc

Banners Ucapan Gubernur

Kapolsek

Hukrim

Kapolri Membuka Rakernis Lemdiklat Polri dan Resmikan Monumen Mochammad Jasin di Semarang

Cyber Media
25/03/21, 22:10 WIB Last Updated 2021-03-25T15:17:21Z
Wargata.com, Jateng - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka rapat kerja teknis (rakernis) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (25/3/2021).

Rakernis tahun ini mengangkat tema 'Transformasi Lemdiklat Polri yang Presisi dalam Rangka Mempersiapkan SDM Polri yang Unggul di era Revolusi industri 4.0 menuju masyarakat 5.0'.

Dalam arahannya, Kapolri mengatakan, seluruh kapasitas kemampuan peserta rakernis Lemdiklat Polri agar diturunkan ke junior agar menjadi polisi yang baik dan Sigit juga mengingatkan agar terus meningkatkan koordinasi dengan instansi lain.

"Ada tantangan dan harapan di setiap pembentukan karakter untuk menanamkan nilai kepribadian bahwa jiwa korsa tetap ada dan ditanamkan," Ucapnya Sigit.

Kapolri juga meminta kapasitas kualitas pendidikan ditingkatkan dari sisi wawasan dan pengetahuan, begitu pula Komunikasi publik penting diajarkan sebagai kemampuan ketrampilan di lapangan.

"Soliditas dan sinergitas di level atas sudah dilaksanakan, maka perlu diperluas di level menengah ke bawah atau pelaksana," Kata Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, agar dalam proses pendidikan yang dilalukan tetap mematuhi protokol kesehatan, karena Mengingat saat ini, pandemi Covid-19 belum juga usai dan diharapkan semua siswa taruna serta pengasuh sudah divaksin tahap Kedua "Protokol kesehatan tetap dijalankan di lembaga pendidik," ungkapnya.
Tak hanya itu, Kapolri juga meresmikan Monumen Mochammad Jasin di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Menurut dia, sosok Mochammad Jasin menjadi contoh  untuk menanamkan nilai-nilai semangat dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari.

"Alhamdulillah kami mendapatkan restu dapat meresmikan patung Moch. Yasin yang merupakan contoh dan tradisi yang harus kita kenang," ungkapnya Kapolri.

Untuk diketahui bahwa, Mochammad Jasin merupakan Kepala Polisi senior saat bersama-sama berjuang untuk Indonesia merdeka. Tercatat pada tanggal 21 Agustus 1945 atau beberapa hari setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Inspektur Polisi Moechammad Jasin yang saat itu menjabat Komandan Polisi di Surabaya, berani mengubah nama Tokubetsu Keisatsu Tai (Polisi Jepang) menjadi Polisi Istimewa, lalu memproklamirkan Pasukan Polisi Istimewa menjadi Polisi Republik Indonesia, serta tunduk pada Pemerintah Indonesia yang  baru merdeka beberapa hari. 

Kemudian langkah awal yang dilakukan Polisi Istimewa adalah mengadakan pembersihan dan pelucutan senjata terhadap Tentara Jepang yang kalah perang.

Mochammad Jasin juga berani merebut senjata dan membagi senjata tersebut kepada TKR pada peristiwa 10 November 1945. Namun, Mochammad Yasin saat itu tak ingin prestasi nya di ekspos sebab tidak ingin diketahui oleh pemerintahan.

Monumen patung Mochammad Jasin yang kini berdiri di gerbang Akademi Kepolisian Semarang tersebut, merupakan sumbangan angkatan pertama Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

(TW/HS/AGS)
Komentar

Tampilkan

Timwar

+