-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Hukrim

    Ucapan Mabes Polri

    Ucapan Polda

    Ads Google Searc

    Ucapan Polres

    Banner IDwebhost

    Breaking News: Gempa Bumi Guncang NTT, Masyarakat NTB Diminta Tetap Waspada

    Syukron redaksi wargata.com
    14/12/21, 15:11 WIB Last Updated 2021-12-14T08:28:58Z
    Wargata.com, - Gempa tektonik yang mengguncang wilayah laut Flores pada hari Selasa, 14 Desember 2021 pukul 10.20.23 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=7,4. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,59 LS dan 122,24 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 112 km arah Barat Laut Kota Larantuka, NTT pada kedalaman 10 km. 

    "Masyarakat dihimbau agar tetap tenang, tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung  jawabkan kebenarannya," himbau kepala pusat gempa bumi dan tsunami BMKG, bambang Setiyo Prayitno seperti dilangsir dari rilis resmi BMKG di
    Jakarta, Selasa (14/12).

    Bambang juga menghimbau masyarakat untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa, Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. 

    "Bagi masyarakat di wilayah utara pantai di Flores Timur Bagian Utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara dan Pulau Lembata direkomendasikan tidak melakukan aktivitas di pesisir pantai dan tepian sungai," pintanya.

    Dijelaskannya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas sesar aktif di Laut Flores,  hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser. 

    Adapun jangkau gempa, lanjutnya, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Ruteng, Labuan Bajo, Larantuka, Maumere, Adonara dan Lembata III – IV MMI. Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, Tambolaka, Waikabubak, Waingapu III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. 

    "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini  berpotensi tsunami, dengan tingkat ancaman WASPADA  di Flores Timur Bagian Utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara dan Pulau Lembata.  Hasil monitoring Tide Gauge menunjukkan adanya kenaikan muka air laut setinggi 7 cm di Stasiun Tide Gauge Reo dan Marapokot, Nusa Tenggara Timur," jelasnya.

    Sementara hasil monitoring BMKG  menunjukkan adanya 15 aktivitas gempabumi susulan ( _aftershock_ ) dengan maksimum M=5,6. Untuk itu, masyarakat diminta untuk memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android) 

    Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy meminta kepada masyarakat NTB terutama warga yang ada di wilayah bima dan dompu yang diperkirakan sebagai daerah siaga agar tetap tenang dan tidak termakan isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

    "Warga tetap waspada dan doakan saudara-saudara kita agar selalu aman, selamat dan selalu dalam lindunganNya," pintanya. 

    (KF/TW)
    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +