-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Banner Ucapan

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    Polres Enrekang Ikuti Vicon Launching Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri

    Admin 2 - Alam
    30/01/26, 21:35 WIB Last Updated 2026-01-31T09:37:11Z
    Wargata.com, Sulsel - Jajaran Polres Enrekang mengikuti kegiatan Vicon Launching Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Mabes Polri secara virtual.

    Untuk ditingkat Polres Enrekang, kegiatan tersebut diikuti secara langsung oleh Wakapolres Enrekang, Kompol Ali Maksun didampingi Kabag Ren, Kompol Anton yang bertempat di Ruan Vidcom Mapolres Enrekang, Jum'at, (30/01/2026).

    Kegiatan tersebut juga dihadiri para Pejabat Utama Polres Enrekang, para Kapolsek jajaran, serta Kasatfung terkait, di antaranya Kasat Samapta, AKP Agung Yulianto, Kasiwas, AKP Alimuddin, dan Ka SPKT IPTU Mansyur

    Selain itu, juga diikuti oleh para operator fungsi, meliputi Operator Bag Ren, Operator Bag Ops, Sat Intelkam, Sat Narkoba, Sat Reskrim, Sat Samapta, serta SPKT.

    Pelaksanaan Vicon dipimpin langsung oleh Ka Posko Presisi Mabes Polri dalam rangka Launching Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat TW I Tahun 2026, yang menjadi bagian dari penguatan implementasi Program Presisi Polri secara berkelanjutan di seluruh jajaran.

    Dalam arahannya, pimpinan Posko Presisi memaparkan sejumlah program strategis beserta indikator capaian yang terbagi dalam tiga pilar utama, yakni Transformasi Operasional, Transformasi Pelayanan, dan Transformasi Pengawasan.

    Pada pilar Transformasi Operasional, ditekankan upaya pemantapan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui optimalisasi Layanan Polisi 110, Laporan Polisi dan Laporan Kehilangan Online, serta peran fungsi Samapta dalam merespons laporan masyarakat secara cepat, ramah, proaktif, mudah, dan humanis.

    Tak hanya itu, ia pun mendorong penguatan dokumentasi, produksi konten, serta amplifikasi kegiatan pelayanan dan penanganan laporan masyarakat melalui media sosial serta media online.

    Dalam Transformasi Operasional, Polri juga mengoptimalkan penegakan hukum melalui penerapan Restorative Justice terhadap tindak pidana umum, tindak pidana khusus, tindak pidana lalu lintas, penyalahgunaan narkoba, hingga tindak pidana informasi dan transaksi elektronik yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.

    Selanjutnya, pada aspek peningkatan kualitas penegakan hukum yang bersih dan anti korupsi, ditegaskan pentingnya pemasangan standar pelayanan yang transparan, pemberian informasi perkembangan perkara /SP2HP secara rutin, pemeriksaan di ruang khusus yang dilengkapi CCTV visual dan voice, pengawasan ketat terhadap interaksi penyidik, serta optimalisasi pengisian LHKPN.

    Pada pilar Transformasi Pelayanan, Polri diarahkan untuk terus meningkatkan pelayanan publik berkualitas dan bebas dari praktik korupsi. Seluruh fungsi pelayanan diharapkan mampu memberikan layanan yang ramah, cepat, mudah, dan transparan, serta mendokumentasikan maupun mempublikasikan kegiatan pelayanan tersebut sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.

    Sementara itu, pada pilar Transformasi Pengawasan, ditekankan optimalisasi Whistle Blower System melalui pendataan laporan dan tindak lanjut secara akurat. Selain itu, ditetapkan pula mekanisme penanggung jawab kegiatan Polri untuk Masyarakat Presisi TW I Tahun 2026 di tingkat Mabes, Polda, dan Polres, yang meliputi arahan pembinaan, analisis serta evaluasi kegiatan, verifikasi laporan pelaksanaan program.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi Anev Final Program Presisi Quick Wins Transformasi Polri TW IV Tahun 2025 oleh Wakaposko Presisi Brigjen Pol Dr. Indarto

    Dalam paparannya disampaikan sejumlah kesimpulan penting, di antaranya capaian positif pada periode 29 September hingga 23 Desember 2025, khususnya pada kegiatan pengawasan melekat, peningkatan kualitas pelayanan dan anti korupsi, serta optimalisasi layanan Polisi 110.

    Selain itu, disampaikan sebanyak 22 Polda telah mencapai target capaian kegiatan, sementara 14 Polda lainnya masih perlu meningkatkan kinerja. Hasil survei dan analisis media sosial juga menunjukkan masih perlunya penguatan sosialisasi, konsistensi pengawasan, serta peningkatan aktivitas dan persepsi publik melalui media digital di sebagian besar wilayah.

    Menutup kegiatan tersebut, Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto bersama 
    jajaran Polres Enrekang menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh arahan pimpinan Polri.

    Polres Enrekang siap mengimplementasikan Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri TW I Tahun 2026 secara optimal, terukur, dan berkelanjutan, guna mewujudkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, transparan, dan dipercaya oleh masyarakat, Pungkasnya.

    (MW/RL/AM)
    Komentar

    Tampilkan

    Daerah

    +