-->

Hukrim

Iklan InFeed

Warga Search

Kapolres Enrekang Bahas Kampung Tangguh bersama para Kades dan Lurah di Kecamatan Anggeraja

Cyber Media
13/08/20, 10:33 WIB Last Updated 2020-08-13T03:34:34Z
Wargata.com, Sulsel,-- Rabu (12/08/20) Kemarin, Dalam rangka menanggulangi percepatan Covid-19 di Kabupaten Enrekang dengan membuat Kampung Tangguh. Polri diminta untuk terus melakukan sosialisasi bagaimana pencegahan Covid-19, sehingga Kabupaten Enrekang khususnya Kecamatan Anggeraja bisa terhindar dari virus tersebut.

Turut hadir, Camat Anggeraja Suparman P. S.E., Kapolsek Anggeraja IPTU Lukman, S.H, Kasat Intelkam IPTU Marten Ma’na, Kasat Reskrim AKP Saharuddin, S.H., M.Si., Kasat Bimmas AKP Yulianus Tedang,S.H.,M.H, Paur Log IPDA Alimuddin, KBO Reskrim IPDA Muh.Ise, Kasi Trantib Kecamatan Anggeraja Nurhayati, Para Lurah dan kepala Desa serta Personel Bhabinkamtibmas Polsek Anggeraja,

Kapolres Enrekang AKBP Endon Nurcahyo S.IK., mengatakan pada prinsipnya Desa Tangguh, bahwa desa tersebut benar-benar mandiri di bidang sosial,ekonomi, budaya, dan kreatifitas.Tangguh harus di mulai dari Desa, sehingga Kecamatan Anggeraja bisa mencegah penyebaran virus Corona, dan masarakat Desa disiplin dalam memutus mata rantai Covid-19.

Untuk itu ditambahkan AKBP Endon Nurcahyo, S.IK., guna mewujudkannya, kepada semua Stakeholder yang berkaitan dengan pembentukan kampung tangguh untuk mendukung sepenuhnya dan saling berkoordinasi dan bekerjasama dalam pembentukan kampung tangguh tersebut.

“Para Kepala Desa harus mendisiplinkan masyarakat, dengan membuat Protokol Kesehatan dimulai dengan menggunakan masker, cuci tangan dan pengecekan suhu serta jaga jarak .” ungkap Kapolres, Kamis (13/08/20).

Selain itu, Polres Enrekang akan membuat Program Ketahanan Pangan, Kapolres Enrekang mengajak Desa bisa membuat Inovasi dalam Ketahanan Pangan, sebagai program “Kampung Tangguh” harus di dukung masyarakat Desa tersebut, dan para kepala Desa dan lurah harus bisa mengajak masyarakatnya,” cetusnya.

Di akhir kesempatannya, Kapolres Enrekang mengajak semua hadirin mencari solusi bagaimana cara memutus mata rantai Covid-19 yang harus dimulai disiplin dari masyarakat desa itu sendiri.

(TimWar / HS)
Komentar

Tampilkan

Warga Terkini

Iklan

Law and order

+