-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Banner Ucapan

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Enrekang Tinjau Lahan Rencana Penanaman Jagung

    Admin 2 - Alam
    02/04/26, 22:30 WIB Last Updated 2026-04-04T07:21:08Z
    Wargata.com, Sulsel - Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyant menunjukkan keseriusan dan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan Nasional melalui kunjungan langsung ke lokasi rencana penanaman jagung di Lahan Bumi Perkemahan Kebun Raya Enrekang Desa Karrang Kecamatan Cendana, Enrekang, Kamis, (2/4/2026).

    Kunjungan yang dimulai sejak pagi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian sekaligus pengawasan langsung terhadap kesiapan lahan dan keberlangsungan program pertanian yang melibatkan kelompok tani binaan Polri.

    Pada kegiatan itu, Kapolres didampingi para pejabat utama Polres Enrekang, personel Bakomsus, serta Satgas Ketahanan Pangan, bersama penyuluh pertanian setempat. Rombongan meninjau kondisi lahan sekaligus berdialog dengan para petani untuk mengetahui secara langsung perkembangan serta kendala yang dihadapi di lapangan.

    AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa program penanaman jagung merupakan bagian dari langkah strategis Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di Kabupaten Enrekang.

    “Kita ingin memastikan bahwa lahan yang sudah disiapkan benar-benar dikelola dengan baik. Ini bukan hanya soal menanam, tetapi bagaimana hasilnya bisa maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” Ucapnya.

    Dari hasil pemantauan, Kapolres menemukan sejumlah kendala yang perlu segera ditangani, diantaranya, masih adanya hewan ternak seperti sapi dan kerbau yang masuk ke area lahan dan berpotensi merusak tanaman, serta masih ditemukannya lahan kelompok tani yang belum dikelola secara optimal.

    Menyikapi hal tersebut, Kapolres memberikan penekanan tegas kepada para petani untuk meningkatkan keseriusan dalam pengelolaan lahan. Ia bahkan memberikan tenggat waktu selama tiga hari kepada kelompok tani untuk segera membersihkan dan merawat kembali lahan agar siap ditanami.

    Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk dorongan agar program ketahanan pangan berjalan efektif dan tidak bersifat formalitas semata. Kapolres juga membuka kemungkinan evaluasi hingga pergantian kelompok tani apabila tidak menunjukkan komitmen dalam pengelolaan lahan.

    Selain itu, Kapolres juga mengingatkan pentingnya pengecekan dan perbaikan pagar lahan guna mencegah masuknya hewan ternak yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman jagung.

    Pendekatan yang dilakukan ini mencerminkan gaya kepemimpinan Kapolres Enrekang yang tegas, responsif, dan solutif, sekaligus berpihak pada kepentingan masyarakat. Melalui pembinaan kelompok tani dan pengawasan langsung di lapangan, Polres Enrekang berupaya memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan, Pungkasnya.

    (MW/RL/AM)
    Komentar

    Tampilkan

    Daerah

    +