-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Banner Ucapan

    Ads Google Searc

    Hukrim

    Banner IDwebhost

    Tradisi Pedang Pora Iringi Pelepasan Pejabat Lama Kapolres dari Polres Soppeng

    Admin 2 - Alam
    03/08/26, 16:45 WIB Last Updated 2026-08-03T09:48:51Z
    Wargata.com, Sulsel - Tradisi pelepasan Pejabat Lama Kapolres Soppeng, berlangsung penuh khidmat dan haru di Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Momen tersebut menjadi penutup masa pengabdian AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. sebagai Kapolres Soppeng sebelum melanjutkan tugas sebagai Kapolres Pangkep. Senin, 3 Agustus 2026.

    Prosesi pelepasan diawali dengan pengalungan bunga kepada AKBP Aditya Pradana dan Ny. Ageng Aditya sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas dedikasi selama memimpin Polres Soppeng. Selanjutnya, Komandan Pedang Pora menyampaikan laporan sebelum pejabat lama bersama pejabat baru bersama Ny. Anie Hari Budiyanto memasuki Gerbang Pedang Pora.

    Diiringi jajaran personel yang berdiri membentuk barisan kehormatan, AKBP Aditya Pradana bersama Ny. Ageng Aditya melangkah melewati Gerbang Pedang Pora yang menjadi simbol penghormatan terakhir kepada seorang pimpinan yang telah menuntaskan masa tugasnya di Polres Soppeng.

    Suasana haru tampak mewarnai prosesi salam perpisahan antara pejabat lama dengan seluruh personel Polres Soppeng. Satu per satu anggota memberikan salam hormat dan doa terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan, pengabdian, serta kebersamaan yang telah terjalin selama bertugas di Bumi Latemmamala.

    Kegiatan pelepasan turut disaksikan oleh pejabat utama Polres Soppeng, para Kapolsek jajaran, Bhayangkari, serta seluruh personel Polres Soppeng. Setelah prosesi salam perpisahan selesai, AKBP Aditya Pradana bersama Ny. Ageng Aditya meninggalkan Mapolres Soppeng untuk melaksanakan amanah jabatan yang baru.

    Rangkaian pelepasan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan. Tradisi tersebut menjadi bagian dari penghormatan institusi Polri kepada pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya, sekaligus mencerminkan semangat regenerasi kepemimpinan yang terus berkesinambungan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

    (MW/RL/HS)
    Komentar

    Tampilkan

    Daerah

    +