-->
  • Jelajahi

    Copyright © Wargata.com
    Info Berada di Sekitar Warga

    Kapolri dan Kadiv Humas

    Kapolri dan Kadiv Humas

    Ads Google Searc

    Kapolda Sulsel

    NTB

    Kapolres

    Hukrim

    Detik-detik Video Seorang Mahasiswa Ditonjok oleh Oknum Polisi, Ini Kata Kapolres

    Anggi - Admin 7
    11/04/22, 22:49 WIB Last Updated 2022-04-11T20:19:24Z
    Wargata.com, Sulsel - Aksi unjuk rasa 11 April di Kabupaten Enrekang berakhir ricuh, nampak dalam video seorang Mahasiswa ditonjok oleh oknum polisi saat menggelar demonstrasi di sejumlah rute yaitu, tugu patung sapi, tugu bambu runcing dan kantor DPRD Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. 

    Menurut informasi yang diperoleh bahwa mahasiswa awalnya hendak melakukan aksi bakar ban di badan jalan, namun Polisi yang berjaga di lokasi langsung menghalau dengan cara mencoba merampas ban tersebut, dan mahasiswa tetap bertahan untuk melakukan aksi bakar ban, hingga polisi dengan mahasiswa terlibat aksi saling dorong di lokasi.

    Menanggapi hal itu, Kapolres Enrekang, AKBP Arief Doddy Suryawan, S.IK., mengatakan bahwa, "kondisi jalan Enrekang Beda dengan Kota-Kota besar Jalan poros, hanya 1 dan Bisa dibayangkan kalau massa bakar ban, bagaimana? Macet panjang kan"

    Itulah alasan polisi menghalau, "Kita memikirkan masyarakat lain, apalagi ini bulan suci ramadhan, kasian masyarakat", Kata Kapolres kepada Media ini, Senin, 11 April 2022.

    Diketahui, Massa demo 11 April di Kabupaten Enrekang terkait sejumlah polemik di masa presiden Jokowi, adapun sejumlah hal yang disorot yaitu persoalan kenaikan harga bahan pokok, serta isu penundaan Pemilu 2024 hingga kenaikan PPN.

    "Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi dan Ma'ruf Amin sudah mengalami krisis kepercayaan publik, kenaikan harga bahan pokok, dan isu penundaan pemilu 2024 sudah meresahkan banyak masyarakat," Ungkap Yusran Sahoding saat berorasi di Kabupaten Enrekang. 

    Selain itu, ia mendesak presiden menolak dan memberikan pernyataan penundaan pemilu 2024 dan Menolak IKN, kenaikan PPN, dan turunkan harga sembako," Ujar Yusran, Senin, (11/4/2022).

    (MW/RED)


    Komentar

    Tampilkan

    Timwar

    +