Wargata.com, Sulsel - Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional saat mengikuti kegiatan Anev program Polri secara virtual yang dipimpin langsung oleh As SDM Kapolri.
Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting tersebut diikuti secara serentak oleh jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia, untuk tingkat polres Enrekang diikuti langsung oleh Kapolres bersama para pejabat utama sebagai bentuk keseriusan institusi dalam mengawal program strategis Nasional di sektor pangan.
Kegiatan tersebut, Kapolres Enrekang tampak aktif menyimak pemaparan serta arahan dari pimpinan, khususnya terkait evaluasi capaian program serta berbagai kendala di lapangan. Hal ini menjadi bagian penting dalam menyusun langkah konkret di wilayah hukum Polres Enrekang.
"Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang berdampak langsung pada stabilitas kamtibmas. Oleh karena itu, Polri harus hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penggerak di tengah masyarakat," Kata AKBP Hari Budiyanto, dirangkum awak media usai pelaksanaan kegiatan melalui Sihumas diruang Vidcom Mapolres. Selasa, (5/05/2026)
Melalui forum Anev ini, dibahas sejumlah poin penting, di antaranya optimalisasi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), pemanfaatan lahan tidur, hingga penguatan pengawasan distribusi pangan. Kapolres Enrekang menilai, seluruh arahan tersebut sejalan dengan kondisi wilayah Enrekang yang memiliki potensi besar di sektor pertanian.
Ia pun menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat Desa, termasuk bersinergi dengan penyuluh pertanian dan kelompok tani guna memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.
"Kami akan mengoptimalkan peran seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk menjadi motor penggerak ketahanan pangan di desa binaan. Sinergitas lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini," Ucapnya.
Selain itu, Kapolres juga memberi perhatian khusus pada aspek pelaporan data yang akurat dan cepat sebagai dasar pengambilan kebijakan di tingkat pusat. Ia meminta seluruh operator dan fungsi terkait untuk meningkatkan kualitas pelaporan berbasis aplikasi.
(MW/RL/AM)





